Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) baru saja menerima empat penghargaan dari LLDIKTI Wilayah 7, salah satu satunya sebagai peringkat 1 kategori kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, Unisma dinobatkan sebagai terbaik 2 Kategori implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terbaik.
Sementara itu, penghargaan selanjut Unisma menjadi terbaik 3 kategori Perguruan Tinggi Berprestasi di Bidang Kemahasiswaan. Kemudian yang terakhir sebagai pemenang anugerah academic leader tahun 2024 bidang Rektor dengan Student Body diatas 10.000 Mahasiswa Tingkat LLDIKTI 7 kepada *Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si yang menjadi Rektor Unisma Periode 2014-2024.
Rektor Unisma periode 2024-2028, Prof Junaidi Mistar, Ph.D menjelaskan bahwa setiap capaian ini menjadi titik tumpu untuk naik melesat lebih tinggi lagi. Capaian yang didapatkan ini semakin memantapkan langkah Unisma untuk mencapai World Class University.
“Jika dibanding 2023, tahun ini lebih baik karena tahun lalu kalau tidak salah hanya mendapat satu penghargaan,” ujar Prof Jun pada Jumat (6/9/2024) kepada beritajatim.com.
Dijelaskan pihaknya bahwa LLDIKTI Wilayah VII secara tahunan itu memberikan penghargaan kepada perguruan tinggi pada pelayanannya. Pada tahun 2024 ini unisma mendapat 3 penghargaan bersifat institusi dan 1 penghargaan personal dalam bentuk penghargaan kepemimpinan.

“Unisma mendapat predikat terbaik nomor 1 se- LLDIKTI wilayah 7, kategori Klaster Utama. Jadi perguruan tinggi itu dinilai dari sisi penelitian LPPM, serapan anggaran dari pemerintah terkait kualitas penelitian oleh dosen hingga capaian luaran penelitian dan pengabdian dosen. Bisa berbentuk publikasi karya ilmiah hak paten hingga hak cipta,” ujar Prof Jun, sapannya.
Penghargaan pada Unisma juga diberikan dari segi implementasi kebijakan MBKM di peringkat kedua. Terkait dengan kebijakan MBKM tersebut berupa aktivitas pertukaran mahasiswa merdeka yang inbound atau kuliah di Unisma.
“Setiap semester itu ada sejumlah mahasiswa dari luar Unisma kuliah di sini selama 1 semester. Lalu mahasiswa unisma ikut MBKM kampus mengajar dan lain-lain. Semakin byk mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan MBKM maka skornya semakin tinggi pula,” jelasnya.
Ketiga, Unisma meraih penghargaan peringkat ketiga dalam hal pengembangan kemahasiswaan. Penghargaan itu terkait pengembangan Unit Kegiatan Mahasiswa, capaian kejuaraan mahasiswa.
Di samping ketiga kategori tersebut, Prof Junaidi menambahkan, terdapat penilaian kepemimpinan Rektornya. Penilaiannya dibagi 3, yaitu Rektor perguruan dengan jumlah mahasiswa di atas 10 ribu, pimpinan perguruan tinggi dengan jumlah 3 sampai 10 ribu dan pimpinan dengan jumlah mahasiswa di bawah 3.000
“Unisma masuk pada kategori mahasiswa di atas jumlah di atas 10 ribu. Kami ajukan penghargaan ini sekitar februari sehingga pada saat dipimpin Prof Maskuri dan beliau mendapat penghargaan Rektor terbaik. Penghargaannya diserahkan di Hotel Grand Mercure Malang kemarin,” jelas Prof Jun mengakhiri penjelasan. [dan/beq]






