Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) memperkuat langkahnya menuju World Class University (WCU) melalui peluncuran program strategis pada kegiatan Oshika Maba 2024. Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menyampaikan bahwa tema yang diusung kali ini adalah “Terbang Melesat Bersama Unisma Menuju World Class University.”
Tema ini ditandai dengan peluncuran tagline tersebut dalam rangkaian acara Oshika Maba. “Kami memperkenalkan tagline baru, yaitu ‘Unisma Terbang Melesat Menuju World Class University’, yang diresmikan dalam rangkaian acara ini,” ujar Prof. Junaidi, saat pembukaan Oshika Maba, Senin (23/9/2024)..
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Unisma meluncurkan dua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baru untuk menambah 18 UKM yang sudah ada. Salah satunya adalah UKM Global Language Community yang dirancang untuk mahasiswa yang tertarik mengembangkan kemampuan bahasa internasional. UKM ini diharapkan berkontribusi signifikan dalam mendukung visi Unisma menjadi universitas berkelas dunia.
Selain itu, UKM lainnya fokus pada Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa. UKM ini ditujukan untuk mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah dan inovatif yang relevan dengan perkembangan global sehingga memperkuat reputasi Unisma dalam proses menuju World Class University.
Saat ini, Unisma memiliki total mahasiswa baru sebanyak 3.420 orang, termasuk 277 mahasiswa internasional dari berbagai program, seperti program degree, non-degree, serta penerima beasiswa dari pemerintah Indonesia dan Unisma. Sebanyak 139 mahasiswa internasional jalur mandiri juga tercatat sebagai bagian dari komunitas akademik Unisma.
Prof. Junaidi menambahkan, “Kehadiran dua UKM baru ini bertujuan memberi ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam mendorong Unisma terbang melesat menuju WCU.”
Dalam hal penegakan disiplin selama Oshika Maba 2024, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni, Dr. H. Muhammad Yunus, M.Pd., menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari tiga “dosa besar”, yakni bullying, pelecehan seksual, dan intoleransi.
Sebagai gantinya, mahasiswa yang melanggar aturan akan diberi sanksi edukatif, seperti pembacaan sholawat Nuril Anwar dan merangkum materi dari para narasumber. “Kami memastikan tidak ada bentuk punishment fisik atau pelecehan. Semua hukuman bersifat edukatif dan bertujuan mendidik,” tegas Dr. Yunus.
Selain peluncuran UKM, Unisma juga memperkenalkan Unisma Virtual Tour yang memungkinkan siapa saja mengakses fasilitas kampus secara virtual melalui teknologi realitas virtual (VR). Fitur ini dirancang untuk menjawab perkembangan teknologi dan memudahkan akses publik terhadap kampus Unisma.
Untuk mempererat kebersamaan mahasiswa baru, Unisma memperkenalkan maskot bernama Sandia (pria) dan Aksa (wanita). Maskot ini diharapkan menjadi simbol persatuan dan semangat bersama dalam mewujudkan visi Unisma menuju World Class University.
Dalam rangkaian acara Oshika Maba 2024, Unisma juga mengundang Pangdam V Brawijaya serta perwakilan dari Kementerian Desa untuk berbicara tentang pendidikan di era 4.0. Acara ini juga diramaikan oleh influencer dari Kediri, yakni Ning Sheila dan Gus Ahmad Kafa.
Oshika Maba Unisma berlangsung selama 4 hari. Dimulai pada Senin 23 September 2024 sampai Kamis 26 September 2024. (dan/ian)






