Lamongan (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan kini tengah bersiap menambah mata kuliah baru di Program Studi Ilmu Politik.
Salah satu mata kuliah baru yang akan ditawarkan adalah jurnalistik politik, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan pengembangan profil lulusan.
Dekan FISIP Unisda, Midkholus Surur, menjelaskan bahwa penambahan mata kuliah ini bertujuan untuk memperluas kemampuan mahasiswa dan memberikan keunggulan kompetitif di dunia kerja.
“Kami sedang melakukan perbaikan kurikulum dengan menggali kebutuhan masyarakat, salah satunya adalah penambahan profil lulusan jurnalistik politik,” ungkapnya.
Saat ini, persiapan penambahan mata kuliah tersebut sudah memasuki tahap penyusunan modul ajar melalui kegiatan Lokakarya Jurnalistik. Lokakarya ini melibatkan dosen-dosen Program Studi S1 Ilmu Politik dan menghadirkan narasumber dari Jawa Pos TV dan media online beritajatim.com yang ahli di bidangnya.
Midkholus menambahkan, mata kuliah yang akan ditawarkan termasuk Pengantar Jurnalistik, Jurnalistik Politik, dan mata kuliah lain yang relevan.
“Kami memerlukan masukan untuk penyusunan modul jurnalistik ini, sehingga nantinya dapat menjadi bekal yang kuat bagi mahasiswa setelah mereka lulus,” jelasnya.
Dengan kolaborasi bersama praktisi jurnalistik profesional, diharapkan modul ajar tersebut dapat disusun dengan optimal, sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja, khususnya dalam bidang jurnalistik.
Dalam Lokakarya Jurnalistik tersebut, Yasin Al Raviri dari Jawa Pos TV menjadi narasumber pertama yang membahas berbagai materi dasar, mulai dari pencarian ide berita, teknik wawancara, penulisan berita, hingga penyuntingan.
Sementara itu, Hendro Dwijo Laksono dari Beritajatim.com memaparkan tentang pentingnya Kode Etik Jurnalistik yang harus dijunjung tinggi oleh setiap jurnalis.
Selain itu, Hendro juga menjelaskan perbedaan antara jenis-jenis media massa, baik cetak, elektronik, maupun online, serta pentingnya foto jurnalistik.
Ia menegaskan bahwa media massa memiliki peran vital dalam perkembangan masyarakat sebagai kontrol sosial dan pengawas perilaku publik serta pemerintahan.
Direktur Utama beritajatim.com, Ainur Rohim, turut menekankan pentingnya kemampuan menulis bagi mahasiswa Ilmu Politik.
“Kemampuan menulis yang baik sangat diperlukan, terutama bagi mahasiswa Ilmu Politik, karena akan sangat bermanfaat saat mereka memasuki dunia kerja. Untuk menjadi penulis yang baik, seseorang harus banyak membaca guna memperluas wawasan,” tuturnya.
Acara Lokakarya Jurnalistik ini diakhiri dengan sesi diskusi, di mana para pemateri dan dosen FISIP Unisda bertukar ide mengenai berbagai aspek penting yang akan digunakan dalam penyusunan modul ajar mata kuliah baru. (fak/ted)






