Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, resmi menutup pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) 2024, di Gedung Sabudga Unisda, Kamis (15/8/2024).
Pada kesempatan itu, Yuhronur menyebut bahwa tema “Smart Village for Sustainable Development” yang diusung KKN Unisda/ seirama dengan arahan yang disampaikan Presiden Jokowi saat di Ibu Kota Nusantara, yang mengajak untuk melakukan perencanaan dan konsep pembangunan yang sustainable, berorientasi pada masa depan.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut juga menyampaikan bahwa untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, termasuk Pemkab Lamongan, terus berupaya mendorong generasi muda untuk menjadi sumber daya manusia yang tangguh, berdaya saing tinggi, dan disegani di tingkat global.
“Kita terus menyiapkan infrastruktur maupun sumber daya manusia guna menjadikan generasi kita pada Indonesia Emas yang akan datang menjadi generasi dengan daya saing yang hebat, dan tentu menjadi pemenang dalam persaingan apapun di masa depan,” kata Pak Yes.
Pak Yes pun mengapresiasi Unisda yang menurutnya semakin hebat dalam memberikan kontribusi terhadap pengembangan daerah melalui program KKN-nya.
Dalam konteks kolaborasi, Pak Yes berharap Pemkab dan Unisda Lamongan dapat lebih meningkatkan sinergi dalam mengembangkan Desa Smart, yang merupakan salah satu konsep kunci untuk membangun wilayah yang stabil dan berkembang secara berkelanjutan.
Pak Yes juga menyebutkan bahwa pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti KKN ini akan menjadi akumulasi pengetahuan yang sangat berharga. Pengalaman ini diharapkan dapat dijadikan bekal untuk menjadi sarjana yang kompeten dan mampu bersaing di dunia kerja.
“Akumulasi pengalaman inilah yang bisa menjadi daya saing, kemudian mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan dan pengalaman di kampus dengan pengetahuan dan pengalaman yang didapat di area nyata,” tuturnya.
Senada dengan Pak Yes, Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, juga menyampaikan harapannya agar para mahasiswa dapat memanfaatkan pengalaman KKN ini sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri dan kemampuan bersaing.
“Saya berharap pengalaman yang telah kalian dapatkan selama KKN ini menjadi bekal yang berharga untuk menghadapi tantangan di masa depan. Unisda akan terus berkomitmen dalam membentuk generasi unggul yang mampu berkontribusi secara nyata bagi masyarakat,” ujar Hafidh.
Sementara Ketua LPPM Unisda Lamongan, Ahmad Sholikin, berharap agar KKN tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga sebagai landasan bagi para mahasiswa untuk berinovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Saya berharap KKN ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas mereka, serta membawa perubahan positif di desa-desa tempat mereka mengabdi,” Ujar Ahmad Sholikin. [fak/beq]






