Surabaya (beritajatim.com) – Turnamen Tenis Melon Cup 2024 sukses digelar dengan sentuhan yang tak biasa, yakni berkonsep glow in the dark. Turnamen ini menghadirkan suasana baru dan tantangan unik bagi para peserta.
Koordinator Melon Cup 2024 Wulan Anggraini menjelaskan, turnamen tenis ini sudah berlangsung 4 tahun. Di tahun ini, pihaknya memilih konsep glow in the dark untuk menciptakan pengalaman baru bagi para peserta.
“Kita ingin memberi angin segar dan suasana baru dengan membuat turnamen yang tidak biasa, yaitu glow in the dark, di mana peserta punya challenge sendiri buat menghadapi tantangan di konsep ini,” jelas Wulan, Minggu (18/8/2024).
Ia juga mengungkapkan antusiasme masyarakat, Jawa Timur khususnya Surabaya sangat tinggi. Di mana, terhitung ada sebanyak 208 peserta atau 104 pasangan yang terdaftar. Jumlah ini terus meningkat di setiap tahunnya.
“Animo masyarakat Surabaya luar biasa tiap tahun. Kita tidak menyangka feedback teman-teman positif,” katanya.
Wulan juga memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih kemenangan. Namun, kata dia, yang terpenting adalah bagaimana para peserta berani untuk berpartisipasi dalam turnamen ini.
“Untuk teman-teman yang belum menang, jangan berkecil hati karena sekali lagi untuk ikut kejuaraan, teman-teman sudah selangkah lebih maju. Selain itu, bisa sportif di lapangan, itu yang kita apresiasi.,” tuturnya.

Sementara itu, Gabriel, salah satu peserta Melon Cup 2024 asal Tulungagung menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas digelarnya turnamen ini. Ia berhasil menjuarai kategori baby melon bersama Evita, pasangannya.
“Terima kasih kepada panitia yang sudah menyiapkan acara ini dengan baik dan para jurinya yang menilai cukup adil sehingga kami berada di sini (meraih juara kategori baby melon). Semoga Melon Cup sukses terus,” katanya.
Ia juga bercerita, untuk mengikuti Melon Cup dia harus memulai latihan sejak akhir Februari 2024 lalu. Ia juga mengakui jika bermain tenis di lapangan yang gelap menjadi tantangan tersendiri baginya.
“Kesulitan main tenis di glow in the dark itu mungkin sulit bagi mata yang agak minus atau silinder, karena kalau main, misalnya mau servis begitu seperti silau. Tapi seru banget kami bisa main di sini,” tambahnya.
Sebagai informasi, Turnamen Tenis Melon Cup kembali digelar di GOR Tenis Unesa, Surabaya pada 16-18 Agustus 2024. Di edisi kali ini, turnamen diikuti 208 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Ada 5 kategori yang dipertandingkan pada turnamen tahunan itu, antara lain kategori Baby Melon (pemula), Mini Melon (beginner), Cantaloupe (intermediate), GMO Melon (advantage), dan Melon Pan (ibu dan anak). [ipl/but]






