Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggandeng tiga perusahaan untuk memperluas kesempatan karir penyandang disabilitas. Ketiga perusahaan itu yakni PT Asprindo, PT Kekean, dan CV Hidroponik.
Kerjasama strategis ini terkait pendirian Sheltered Workshop and Training Center Disability (SWTCD) yang bertujuan membantu mengembangkan keterampilan dan meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas.
Direktur Disabilitas Unesa Dr Wagino mengatakan, program SWTCD ini merupakan konsep yang telah terbukti berhasil dalam membantu penyandang disabilitas mengembangkan potensi mereka dalam lingkungan yang mendukung dan inklusif.
Baca Juga: Kapten Madura United Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
“Dalam program ini, ada pemberian pelatihan dan pekerjaan bagi penyandang disabilitas yang memiliki berbagai jenis keterbatasan, memungkinkan mereka untuk mengasah keterampilan mereka sambil merasakan pengalaman dunia kerja yang nyata,” ujarnya, Kamis (5/10/2023).
Wagino berharap, dengan kerjasama program ini dapat memberikan kesempatan dan dukungan lebih besar bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, dan meraih kemandirian.
“Kami yakin bahwa kerja sama ini akan menjadi langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” katanya.
Dalam kolaborasi ini, pihaknya sebagai koordinator utama dan memfasilitasi rekrutmen penyandang disabilitas yang akan berpartisipasi dalam program sheltered workshop. Selain itu, mereka juga akan memberikan dukungan pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan.
Sementara PT Asprindo berperan membuka pintu bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja. Asprindo sebagai mentor dan pemberi pelatihan bagi peserta program.
Baca Juga: Usulan Anggaran Pilkada Kabupaten Malang 2024 Terganjal SE Mendagri
Selanjutnya PT Kekean akan memberikan peluang kepada penyandang disabilitas untuk terlibat dalam berbagai aktivitas bisnis, terutama dalam bidang kerajinan dan layanan. Mereka akan mendukung perkembangan kreativitas dan kewirausahaan para peserta.
Sedangkan CV Hidroponik Jawarafarm akan memfokuskan program mereka pada pertanian hidroponik. Ini adalah langkah inovatif yang memberikan peluang bagi penyandang disabilitas untuk terlibat dalam pertanian modern yang berkelanjutan.
Wagino menyebut, Direktorat Disabilitas Unesa bersama mitra bisnis berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan berdaya bagi semua warga, tanpa memandang status disabilitas.
Baca Juga: Erick Thohir Kandidat Cawapres Kuat dan Dipercaya Kalangan Perempuan
“Kerjasama ini bisa membuka pintu kemandirian penyandang disabilitas, memungkinkan mereka untuk berkontribusi secara aktif dalam masyarakat, dan meraih kesuksesan dalam karir mereka,” tutur Wagino. [ipl/ian]






