Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) resmi membuka empat jalur seleksi mandiri untuk tahun 2025. Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa, Dr Achmad Solihin, menjelaskan bahwa skema yang ditawarkan cukup beragam agar bisa menjangkau berbagai latar belakang calon mahasiswa.
1. Jalur Mandiri Prestasi
Jalur ini ditujukan bagi peserta SNBP 2025 yang memilih UNAIR tapi tidak lolos. Seleksi dilakukan tanpa tes, cukup dengan menilai portofolio, rapor, serta prestasi akademik dan non-akademik.
“Tidak ada tes dalam jalur ini, seleksi dilakukan berdasarkan portofolio dan nilai rapor serta prestasi akademik maupun non-akademik,” jelas Solihin, Sabtu (10/5/2025).
Syarat utamanya: siswa kelas 12 atau lulusan 2025, eligible SNBP, punya kartu peserta SNBP dengan pilihan Unair, dan tidak lolos seleksi SNBP.
2. Jalur Mandiri UTBK Plus
Jalur ini untuk peserta yang memiliki nilai UTBK-SNBT 2025 tapi belum lolos seleksi nasional. Selain nilai UTBK, peserta akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis CBT di kampus Unair. “Tes TKA ini nantinya akan ada 2 mata pelajaran pendukung yang akan diujikan sesuai prodi yang dipilih,” ujarnya.
3. Jalur Mandiri Reguler
Untuk peserta yang ingin mencoba tes tulis lagi. Tes terdiri dari TPA dan TKA sesuai program studi. Cocok bagi yang ingin memperbaiki hasil seleksi sebelumnya. “Ini kesempatan bagi peserta yang kurang yakin dengan nilai UTBK-nya,” kata Solihin.
4. Jalur Mandiri Kemitraan
Serupa dengan jalur reguler, tapi khusus bagi peserta yang mendapat rekomendasi dari mitra Unair seperti instansi pemerintah atau perusahaan. Mitra juga harus menyatakan komitmen kerja sama. Kemitraan ini tidak otomatis langsung diterima. Namun penentuan lolos atau tidaknya didasarkan hasil tesnya,” jelasnya.
Jadwal Penting Jalur Mandiri UTBK Plus, Reguler, dan Kemitraan:
– Pendaftaran: 13 Mei – 4 Juni 2025 (tutup pukul 17.00 WIB)
– Perbaikan Dokumen: hingga 4 Juni pukul 19.00 WIB
– Pembayaran: hingga 4 Juni pukul 21.00 WIB
– Tes CBT: 10 – 11 Juni 2025
– Pengumuman: 14 Juni 2025
Solihin mengingatkan agar peserta memilih jalur sesuai kemampuan. “Nilai UTBK rendah tapi memilih prodi seperti Kedokteran, itu berat. Maka mungkin bisa pilih jalur reguler dan mempersiapkan diri lebih baik siapa tahu nilainya bisa lebih bagus lagi,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kejujuran dalam seleksi. “Fokus belajar, jangan mengambil jalan pintas dengan kecurangan. Karena yang rugi adalah peserta itu sendiri,” tandasnya.
Dengan seleksi yang ketat dan transparan, Unair ingin menjaring mahasiswa unggulan yang sejalan dengan visi Excellence with Morality. [ipl/ian]






