Bojonegoro (beritajatim.com) – Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bojonegoro Abdulloh Umar menegaskan jika belum lupa caranya memenangkan kontestasi politik lima tahunan, seperti halnya dalam Pileg 2024 lalu.
Hal itu diungkapkan saat sambutan konsolidasi pemenang Pilkada Bojonegoro 2024 dalam mengusung bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Setyo Wahono-Nurul Azizah, di Ponpes Nurul Falah Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander, Kamis (19/9/2024).
Umar dihadapan perwakilan dari 30 Pengurus DPC PKB Bojonegoro, 13 Anggota Fraksi PKB Bojonegoro serta 28 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) se Kabupaten Bojonegoro juga mengaku tegak lurus mengikuti keputusan DPP untuk memenangkan Setyo Wahono-Nurul Azizah. “Tenang, Pak Wahono. PKB sudah ada di sini. Kami solid mendukung,” ujar Abdulloh Umar.
Politisi muda akrab disapa Umar itu juga meminta Setyo Wahono tidak khawatir kepada DPC PKB Bojonegoro dalam melakukan kerja-kerja pemenangan di Pilkada Bojonegoro 2024. “Jangan khawatir juga. PKB belum lupa caranya menang Pilkada,” tutur pria yang juga Ketua DPRD Bojonegoro ini.
Sementara Ketua DPC PKB Bojonegoro Fauzan Fuadi mengemukakan hal serupa. Dia menegaskan, pengurus dan kader DPC PKB Bojonegoro akan totalitas mendukung Setyo Wahono-Nurul Azizah.
Pemilih PKB yang mayoritas merupakan nahdliyin kultural, optimis dia, juga akan total mendukung Setyo Wahono-Nurul Azizah. Sebab, para pemilih PKB itu terkenal sam’an wa tho’atan. “Kami dan pemilih akan tegak lurus mendukung Setyo Wahono-Nurul Azizah. Tak ada kegamangan,” tegasnya.
Sementara itu, Setyo Wahono berterima kasih atas komitmen dukungan DPC PKB Bojonegoro kepadanya dan Nurul Azizah agar dapat meraih kemenangan di Pilkada Bojonegoro 2024.
Mas Wahono sapaan akrab dari Setyo Wahono meneruskan, didampingi PKB dan parpol-parpol lain, dirinya akan menjadi pemimpin yang akomodatif. Yakni, mendengar, melihat, memperhatikan semua kalangan. [lus/kun]






