Surabaya (beritajatim.com) – UINSA Surabaya nangkring di urutan pertama sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia versi UniRank 2023. Ke depan, UINSA juga akan terus berbenah agar memiliki daya saing di level internasional.
Rektor UINSA Surabaya Prof Akhmad Muzakki menyebut jika capaian ini sebagai hasil kerja keras seluruh sivitas akademika di UINSA. Pihaknya kini juga terus berupaya meningkatkan kinerja dalam dunia pendidikan Indonesia.
“Serta akan terus berbenah untuk meningkatkan prestasi dan capaian-capaian di masa mendatang. Ini dilakukan dalam rangka terus meningkatkan daya saing UINSA, tidak hanya di kancah nasional tapi juga internasional,” ujar Prof Zakki, Rabu (31/1/2024).
Di awal tahun 2024 ini, pihaknya juga telah mengenalkan 3 resolusi penting dalam Trisula Resolusi 2024. Dalam resolusi itu terdapat target-target yang terdiri dari internasionalisasi, hilirisasi digital, dan enterprising.
Internasionalisasi itu, yakni menjadikan UINSA berstandar internasional baik dalam layanan maupun mutu akademik. Dalam hilirisasi digital, yakni pengembangan dari proses digitalisasi yang telah dilakukan selama 2023 melalui ‘My UINSA Super Apps.’
“Tahun 2024, UINSA akan mulai melakukan integrasi dari seluruh proses layanan digital,” ungkap alumnus The University Of Queensland, Australia tersebut.
Hilirisasi digital tersebut mencakup tiga komponen penting yakni operasional, pemasaran, dan layanan pelanggan.
“Saya harus memberikan disclaimer, ini tidak ada kaitannya dengan pilpres, karena ini konsep yang cukup lama sudah beredar terkait dengan kemajuan teknologi digital,” tambahnya.
Ketiga, enterprising. Yakni upaya-upaya strategis bisnis dalam rangka meningkatkan pendapatan universitas melalui kanal-kanal bisnis yang dimiliki UINSA.
“Stronger together, together stronger, itu bukan hanya pantas ditayang di setiap unggahan, tapi dihayati di setiap penunaian tugas jabatan. Raihan di perangkingan UniRank ini bukti kebersamaan,” ujar Prof Muzakki.
Ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada Menteri Agama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, serta Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama atas pendampingan yang diberikan kepada UINSA.
“Raihan ini hanyalah titik awal usaha yang kita semua lakukan. Kebersamaan masih tetap dibutuhkan. Untuk lompatan berikutnya yang diharapkan. Menuju kampus yang membanggakan. Di taraf nasional maupun internasional,” pungkasnya. [ipl/ian]






