Pamekasan (beritajatim.com) – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, bertekad meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadi simbol penguatan identitas baru sebagai perguruan tinggi bertaraf internasional, sekaligus menjadikan apresiasi sebagai momentum percepatan mutu dan rekognisi global.
Hal tersebut disampaikan Rektor UIN Madura, Saiful Hadi usai menerima penghargaan ‘Madura Islamic University Excellence Transformation’ pada ajang AJP Award 2025 yang digelar Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) di Ballroom Azana Style Hotel Madura, Jl Jokotole 282 Pamekasan, Selasa (9/12/2025).
“Pada tahun 2026 kita akan melakukan percepatan-percepatan akreditasi dan rekognisi internasional. UIN Madura membawa semangat membangun Madura agar terjadi perubahan peradaban yang lebih spiritual, lebih maju, dan lebih baik,” kata Saiful Hadi.
Peningkatan kualitas pendidikan pada institusi yang dipimpinnya, nantinya bakal terwujud melalui pembukaan beragam program studi (prodi) baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Madura, termasuk prodi yang berfokus pada eko-sosio maritim yang dinilai sebagai bidang potensial menjadi identitas geografis dan unggulan Madura.
Bahkan penghargaan tersebut semakin menegaskan posisi kampus yang mengusung konsep Asta Helix Taneyan Lanjhang sebagai perguruan tinggi Islam yang tengah melaju cepat dalam pengembangan mutu, tata kelola dan rekognisi nasional maupun internasional. “Penghargaan ini tentunya akan menjadi momentum percepatan mutu dan rekognisi internasional bagi UIN Madura,” ungkapnya.
“Terlebih sejak beralih status dari IAIN menjadi UIN Madura pada 2025, kami bertekad dan dengan menunjukkan komitmen besar meningkatkan standar akademik, serta memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat Madura,” sambung Saiful Hadi.
Selain itu, pihaknya juga mempersembahkan penghargaan tersebut bagi seluruh pihak yang berperan aktif dalam peningkatan dan pengembangan di institusi yang dipimpinnya, mulai dari status Sekolah Tinggi Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, IAIN Madura hingga menjadi UIN Madura pada 2025.
“Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh pelaku sejarah berdirinya kampus kami tercinta hingga menjadi UIN Madura, tentunya juga kepada seluruh civitas akademika serta panutan kami pribadi, yaitu orang tua yang beberapa hari lalu dipanggil oleh Allah SWT,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AJP atas penghargaan yang diberikan. “Kami menilai penghargaan ini ikut menguatkan peran UIN Madura sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
“Terima kasih kepada AJP yang telah menerbangkan nama UIN Madura sebagai bagian dari pembangunan Madura. Semoga seluruh partner, kolega, dan pemerintah kabupaten di Madura terus bersama kami menjadikan perguruan tinggi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Madura,” pungkasnya. [pin/aje]






