Jember (beritajatim.com) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menggelontorkan sejumlah bantuan ke Kabupaten Jember, Jawa Timur, termasuk bibit jagung. Sektor pertanian diharapkan bisa menyelesaikan kemiskinan ekstrem.
Kementerian Pertanian memyiapkan bibit jagung untuk lahan seluas tiga ribu hektare bagi warga miskin di Jember. “Berikan jagung itu kepada miskin ekstrem agar ditanam,” kata Amran dalam pembukaan Festival dan Expo Sapi Jawa Timur, di kawasan Stadion Jember Sport, Kabupaten Jember, Sabtu (1/11/2025).
Badan Urusan Logistik akan membeli jagung hasil budidaya para keluarga miskin itu. “Tolong beli. Jangan ditawar, minimal Rp 5.500.per kilo. Tapi kalau Bulog mau beli Rp6.000 enggak masalah, tapi Rp5.500 wajib,” kata Amran,
“Kami hitung fakir miskin atau miskin ekstrem di Jember 124 ribu jiwa. Katakanlah ada 30 ribu keluarga. 0,3 hektare satu orang, berarti 3.500 hektare (lahan jagung),” kata Amran,
“Aku hitung tadi, kalau dia tanam jagung tiga kali, minimal dua kali (setahun), dia dapatkan tambahan Rp2 juta atau Rp 3 juta perbulan. Yang dikatakan miskin ekstrem adalah (pendapatan) Rp 600 ribu ke bawah,” kata Aman.
Amran percaya budidaya jagung bisa menyelesaikan kemiskinan. “Tapi harus ditanam, Pak Bupati, Bisa enggak ditanam? Artinya tahun depan tidak ada miskin ekstrem. Kita selesaikan miskin ekstrem secepat-cepatnya. Enggak usah nunggu,” katanya. [wir]






