Bangkalan (beritajatim.com) – Tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di ruas Jalan Arosbaya–Bancaran, Kabupaten Bangkalan, memicu serangkaian kecelakaan lalu lintas pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Insiden ini pertama kali terdeteksi saat petugas Satlantas Polres Bangkalan melakukan patroli rutin dan menemukan ceceran solar di badan jalan yang menyebabkan permukaan jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengendara.
Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Febry Hermawan, mengatakan petugas langsung melakukan penelusuran untuk mencari sumber tumpahan tersebut.
“Dari hasil pengecekan, kami menemukan kendaraan yang diduga menjadi sumber tumpahan terparkir di sebuah gang. Di dalam bak kendaraan terdapat muatan solar yang berceceran dan sebagian sudah tumpah ke jalan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Dalam penanganan awal, polisi mengamankan dua orang yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut beserta kendaraan yang digunakan.
Keduanya kemudian diserahkan ke Satreskrim Polres Bangkalan untuk menjalani proses hukum lanjutan.
“Hingga saat ini sudah ada tiga korban yang melapor, terdiri dari satu kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua,” tambahnya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, kendaraan yang diamankan merupakan truk standar, namun di bagian bak ditemukan tangki berkapasitas sekitar lima ton.
Temuan ini memunculkan dugaan adanya praktik distribusi BBM ilegal yang kini masih dalam proses pendalaman oleh aparat.
“Informasi sementara, solar tersebut berasal dari wilayah Pamekasan dan diduga akan dibawa keluar Bangkalan, kemungkinan menuju Surabaya. Saat ini masih kami dalami,” jelas AKP Febry. [sar/beq]





