Ringkasan Berita:
- Truk tronton diduga mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan di jalur Pandaan-Gempol.
- Kecelakaan terjadi saat jam sibuk ketika masyarakat beraktivitas menuju tempat kerja.
- Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan telah dievakuasi ke RS Pusdik Brimob Watukosek Gempol.
- Polisi masih melakukan evakuasi, pengaturan arus lalu lintas, dan penyelidikan penyebab kecelakaan.
Pasuruan (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas hebat terjadi di jalur utama Jalan Raya Pandaan-Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada saat jam padat masyarakat tengah beraktivitas menuju tempat kerja. Insiden maut tersebut melibatkan sebuah truk tronton berpelat nomor DK 8019 DG yang diduga kuat mengalami masalah pengereman saat melaju.
Peristiwa bermula ketika truk tronton DK 8019 DG tersebut melaju kencang dari arah selatan ke utara atau dari jalur Pandaan menuju Gempol. Setibanya di lokasi kejadian, truk yang hilang kendali langsung menghantam beberapa kendaraan di depannya, mulai dari truk, sepeda motor, hingga merangsek masuk dan merusak rumah warga.
“Kita saat ini fokus pada evakuasi truk tronton naas dengan bantuan truk yang ada, serta melakukan contraflow lalu lintas. Langkah ini kami ambil untuk mengurai kemacetan panjang yang sempat mengular di sepanjang jalur Pandaan-Gempol,” kata Kanit Lantas Polsek Gempol, Ipda Bagus, Senin (27/7/2026).
Proses evakuasi bangkai truk tronton yang menabrak teras rumah warga tersebut membutuhkan waktu serta alat berat di lokasi kejadian. Kepolisian dari Polsek Gempol terus bersiaga untuk mengatur arus kendaraan yang melintas di sekitar titik kecelakaan.
“Untuk sementara ada tiga korban meninggal dunia yang sudah dibawa ke RS Pusdik Brimob Watukosek Gempol. Sedangkan untuk data pasti total korban meninggal dan luka-luka hingga saat ini masih dalam proses pendataan mendalam oleh petugas,” lanjutnya.
Tiga korban jiwa yang telah dievakuasi langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Brimob Watukosek Gempol untuk mendapatkan penanganan medis dan proses identifikasi. Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian sempat histeris melihat dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat hantaman truk tronton tersebut.
“Petugas lalu lintas masih terus bersiap dan berjaga di lokasi penanganan kecelakaan lalu lintas ini. Kami juga mengimbau para pengguna jalan di kawasan Gempol untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan jalur contraflow dari petugas,” pungkasnya.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan penyebab utama truk tronton DK 8019 DG tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi rem. Arus lalu lintas di Jalan Raya Pandaan-Gempol perlahan mulai terurai seiring berjalannya proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. [ada/beq]






