Lumajang (beritajatim.com) – Sebuah truk pengangkut pasir mengalami kecelakaan tunggal di kawasan tambang Jembatan Besuk Kobokan, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (25/6/2026).
Sopir truk nyaris tak selamat jika tidak nekat melompat dari kursi pengemudi sesaat sebelum truk terperosok ke jurang sedalam 13 meter.
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan kecelakaan dipicu roda as belakang truk patah saat mencoba melewati jalur tanjakan dengan membawa muatan pasir.
Kondisi tersebut membuat truk kehilangan kendali hingga akhirnya berjalan mundur dan terperosok ke jurang.
Menyadari bahaya yang mengancam nyawanya, sang sopir mengambil keputusan cepat untuk menyelamatkan diri dengan melompat dari kursi pengemudi.
“Kecelakaan truk masuk jurang ini akibat roda as belakang mengalami patah. Beruntung tidak ada korban jiwa karena pengemudi bisa melompat dari kendaraan,” kata Suprapto di Lumajang, Kamis (25/6/2026).
Armada angkutan pasir dengan nopol P 8879 tersebut diketahui dikemudikan Rosid, warga Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Akibat benturan keras usai terjatuh dari ketinggian 13 meter, bodi truk mengalami kerusakan parah.
Proses evakuasi bangkai truk dari dasar jurang baru berhasil dilakukan setelah dibantu alat berat. “Truk sudah dievakuasi dengan menggunakan alat berat excavator ke tempat yang aman,” ungkap Suprapto. (has/kun)






