Mojokerto (beritajatim.com) – Jalur Bypass Kota Mojokerto akan dilakukan penutupan total pada, Minggu (26/3/2023) malam. Penutupan jalur nasional ini lantaran akan ada pemasangan track baru Kereta Api (KA) pembangunan proyek rel ganda yang sudah berjalan sejak 2019 lalu.
Pemasangan track yang melintang di Jalur Bypass tersebut dilakukan bersamaan proses pengerjaan proyek pelebaran Jalur By Pass Mojokerto. Saat ini, memasuki tahap pengerasan badan jalan yang dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jawa Timur.
Humas Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur di Surabaya, Vecga Septian Pravangasta mengatakan, pemasangan akan dimulai pada, Minggu (26/3/2023) pukul 21.00 WIB sampai Senin (27/3/2023) pukul 04.00 WIB. “Iya pemasangan sengaja beriringan dengan proyek pelebaran jalan By Pass,” ungkapnya, Sabtu (25/3/2023).
Tujuannya, lanjut Vecga, agar pengalihan kendaraannya berjalan seirama sehingga dampak pengalihan arus lalu-lintas bisa berkurang. Menurutnya, karena Jalur Bypass juga sedang di cor dan lalu-lintas dialihkan, maka beban jalan juga ikut berkurang. Hal tersebut yang dimanfaatkan untuk pemasangan track.
“Kami memanfaatkannya untuk pemasangan track baru agar pemasangannya tidak terganggu oleh lalu-lintas kendaraan. Pemasangan track baru nanti akan berlangsung secara prinsipil, rel sepanjang 12 meter akan diletakkan berjajar dengan track lama melintang By Pass,” katanya.
“Kami sudah berkoordinasi, baik dengan Dishub Jatim maupun Satlantas Polresta Mojokerto. Nantinya, akan ada pengalihan arus kendaraan dari Surabaya maupun Jombang selama kurang lebih enam jam waktu pemasangan track baru ini. Khususnya kendaraan roda enam ke atas,” artinya.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/peristiwa/pengerasan-jalur-by-pass-mojokerto-masih-berlangsung/
Kendaraan roda enam ke atas dari arah Surabaya diarahkan melintas di jalur alternatif Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto atau melintas di jalur Krian-Prambon, Kabupaten Sidoarjo yang tembus Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Kendaraan roda enam ke atas juga bisa masuk ke Tol Jomo (Jombang-Mojokerto).
“Bisa lewat Mlirip masuk ke kota atau langsung masuk ke tol. Sementara yang dari Krian, bisa belok ke arah Prambon dan Mojosari. Terkait pembangunan rel ganda ini kan seharusnya sampai tahun 2024, namun kami sendiri target sebelum deadline sudah rampung,” tegasnya. [tin]







