Surabaya (beritajatim.com) – Permintaan atasan tentu harus dipenuhi oleh karyawan. Tentunya, selama permintaan itu tidak berlebihan.
Tetapi, seorang karyawan wanita malah mendapat pekerjaan lebih banyak sampai harus meninggalkan pertemuan penting secara online. Ini lantaran dia menolak saat bos memintanya untuk tur rumah via aplikasi Zoom.
Alia, yang memposting di TikTok dengan nama pengguna @aliatyler, menjelaskan salah satu alasan dia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya.
“Ketika semua orang suka mengklaim bahwa mereka memiliki pekerjaan yang beracun. Tetapi ketika Anda menolak permintaan bos Anda untuk tur Zoom ke rumah Anda, dia berhenti mengundang Anda ke pertemuan penting dan memberi Anda 2 proyek besar yang perlu diselesaikan dalam waktu kurang dari seminggu,” tulisnya dalam teks di layar video.
Dalam video lanjutan, Alia memberikan konteks lebih lanjut tentang bagaimana hal-hal berjalan seperti yang mereka lakukan. Dia mengatakan bahwa dia cenderung memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadinya karena dia tidak percaya mereka memiliki hubungan satu sama lain. Dia mengatakan dia mencoba untuk menjaga kehidupan pribadinya sebagai pribadi mungkin.
“Aku hanya merasa kehidupan pribadiku tidak ada hubungannya dengan kehidupan kerjaku, jadi aku ingin memisahkan keduanya, kau tahu?” katanya dalam video.
Dia mengatakan dia tidak cocok dengan kepribadian bosnya, yang terus-menerus diduga bertanya kepada Alia tentang kehidupan pribadinya.
Konflik memuncak ketika keduanya seharusnya melakukan panggilan mingguan.
Saat Alia bersiap-siap untuk check-in untuk panggilan, dia melihat bahwa Wi-Fi-nya sedang tidak aktif. Jadi, dia mengirim SMS ke bosnya untuk memberi tahu dia tentang penundaan, lalu masuk beberapa menit kemudian setelah Wi-Fi kembali.
Setelah menelepon, Alia mengatakan dia meminta maaf dan mengulangi bahwa Wi-Fi-nya terputus, menambahkan bahwa itu juga menyebabkan semua peralatan pintarnya terputus.
Hal ini mendorong rasa ingin tahu bosnya tentang alat tersebut, dan dia melanjutkan untuk mengajaknya berkeliling rumah. Alia mengatakan kepada bosnya bahwa dia tidak “benar-benar nyaman dengan itu.”
Setelah beberapa dugaan mengganggu dari bos, Alia mengatakan dia hanya menyatakan, “Saya lebih suka hanya fokus pada pekerjaan sekarang.”
Menurut Alia, ini tidak berjalan baik dengan bosnya, yang membalas dengan memberinya dua proyek besar yang harus diselesaikan hanya dalam dua hari. Alia menyimpulkan, “Kabar baiknya adalah, saya tidak lagi bekerja di sana.” [adg/beq]






