Blitar (beritajatim.com) – SMA Negeri 1 Kota Blitar mengungkapkan alasannya menolak Ganendra Giri sebagai calon siswanya. Atlet panjat tebing itu dinilai SMA Negeri 1 tak memiliki sertifikat yang kredibel.
Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 1 Blitar, Susianto mengatakan jika tidak diterimanya Giri karena piagam penghargaan yang dikirimkan tidak sesuai.
“Atau bisa juga penyelenggaranya ini bukan dari lembaga pemerintahan, swasta yang memang menjalin kerjasama,” ungkap Susianto, Kamis (3/7/2025)
Saat disinggung atlet panjat tebing yang ditolak jalur prestasi tersebut Susianto menyebut jika piagam penghargaan yang dikirimkan bukan dari lembaga kredibel. Dari pandangan SMA Negeri 1 Blitar, sertifikat yang dikirimkan untuk pendaftaran siswa baru tersebut dikeluarkan dari institusi yang kurang kompeten.
“Kalau itu yang dikirimkan sertifikatnya bukan dari pemerintah atau institusi yang kompeten ya sepertinya,” tandasnya.
Genandra Giri baru saja memperoleh medali emas dalam ajang Porprov Jawa Timur tahun 2025. Pada saat pendaftaran kemarin, Giri sendiri melampirkan 16 penghargaan di satu tahun terakhir dengan penyelenggara FPTI Jawa Timur serta Pemprov Jawa Timur dan juga Surakarta.
Sementara itu, Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Blitar, Hanarko menyayangkan adanya ungkapan tersebut. Menurut Hanarko, jika FPTI adalah lembaga atau institusi resmi yang tergabung dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Kok bisa tidak kredibel, lha kita ini (FPTI) ikut pertandingan resmi dalam PON dan olimpiade. Bahkan berhasil menyumbangkan medali emas,” tandasnya.
Hanarko menilai, pihak sekolah tidak paham dan mengetahui hal tersebut. Dirinya pun sangat menyayangkan sikap SMA Negeri 1 Blitar.
“Harus dilihat lagi lah. Piagam tersebut resmi dari lembaga yang kompeten,” tandasnya.
Untuk diketahui, SMA 1 Blitar hanya membuka 10 kuota atau sekitar 3 persen jalur siswa berprestasi non akademik dari 346 total siswa yang diterima di SMA 1. Siswa berprestasi yang diterima ada 8 orang, dari olahraga silat, panahan dan basket. Dua kuota lagi sudah digunakan untuk golden tiket bagi ketua OSIS dan penghafal Alquran. (owi/but)







4 Komentar
Yang Terhormat Kepala Sekolan dan Waka Kesiswaan SMA N 1 Blitar Bapak Susianto, Pertimbangkan lagi dengan tidak menerima Gerindra Giri Peraih Mendali Emas di Porprov jatim 2025 di jalur Prestasi.
Jangan sampai Bapak Waka Kesiswaan Bapam Susianto Menyakit hati Atlet Atlet Panjat Tebing Se Indonesia, Pertimbangkan.
Saya tidak mengenal Gerindra Giri, tetapi saya bisa merasakan betapa sakit hatinya. Peraih memdali emas Panjat Tebing mewakili Kabupaten Blitar tetapi sama sekali tidak Bapak Perhitungkan, Ada apa dengan Kepala sekolah Dan Waka Kesiswaan SMA N 1 Blitar ?
Sekolah dimanapun gppa dek yg ptg prestasimu membanggakan
Operator mungkin pas melamun .dan tidak melihat prestasi medali emas itu
Masya Allah ada apakah dengan institusi SMAN 1 Blitar, Adeknya penyumbang emas tuk Blitar dri Cabor Panjat Tebing jangan sampai menyisahkan duka mendalam ke atlit PanjatTebing lain. Tolong camkan itu!!!