Surabaya (beritajatim.com) – Petugas Pemadam Kebakaran mengerahkan 30 Unit mobil untuk memadamkan api yang membakar gedung Tunjungan Plaza 5, di Jalan Embong Malang, Rabu, (13/04/2022).
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya, Dedik Irianto saat ditemui beritajatim.com di lokasi kebakaran.
“Ada 30 unit yang kami kerahkan dengan dibantu 6 tanki dari Dinas Lingkungan Hidup untuk support air. Selain itu sumber airnya statis dari sumur di dekat hotel JW Marriot,” ujar Dedik, Kamis (14/04/2022) dini hari.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tunjungan-plaza-terbakar”]
Dedik mengatakan, petugas sempat kesulitan menemukan titik api karena asap yang cukup pekat di dalam gedung. Ia pun menggambarkan jarak pandang kurang dari satu meter.
“Kesulitan kami asap cukup pekat di dalam tadi. Tapi alhamdulillah titik api ketemu dan sekarang kami sedang melakukan pembasahan dan pengecekan ulang,” imbuh Dedik.
Disinggung soal sprinkler (air yang menyemprot kebakaran saat gedung terbakar) dan alarm kebakaran didalam gedung, Dedik menegaskan bahwa semua alat berfungsi saat kebakaran terjadi. Namun, karena besarnya api, Sprinkler tidak bisa memadamkan api hingga menjalar ke lantai 12 lewat saluran shaft.
“Semua berfungsi, karena api terlalu besar jadi tidak bisa memadamkan. Aturannya jelas tiap 3 meter harus ada sprinkler,” tegas Dedik.
Pantauan beritajatim, hingga Kamis dinihari, petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pembasahan dan pengecekan ulang di antar gedung agar api tidak muncul kembali. Jalan Embong malang dan jalan Tunjungan pun masih ditutup. (ang/ted)






