Trenggalek (beritajatim.com) – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin memantau perkembangan penanganan banjir di daerahnya, pada Rabu 19 Oktober 2022. Genangan air mulai surut disaat kepala daerah di Pesisir Selatan Jawa itu meninjau perkembangan bencana hidrometeorologi yang melanda daerahnya itu.
Genangan air menyisakan disejumlah tempat, namun tetap perlu kewaspadaan karena hujan masih mengguyur di wilayah Trenggalek dan sekitarnya.
Didampingi Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto dan sejumlah pejabat lainya, kepala daerah yang akrab disapa Gus Ipin itu mencoba memastikan keadaan yang ada dengan meninjau sejumlah tempat seperti dapur umum utama di Dinas Sosial PPPA Trenggalek.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Banjir-Trenggalek”]”Rata-rata genangan air sudah surut tinggal di beberapa desa di Kecamatan Durenan yang masih tergenang,” terang Bupati Trenggalek kepada awak media.
Pihaknya juga terus memantau curah hujan per hari ini. “Tadi di kawasan kota terpantau hujan. Kita juga check di daerah Kecamatan Bendungan, melihat di area Bendungan Tugu, semoga tidak ada curah hujan yang terlalu,” sambungnya.
Saat ini, imbuh Bupati, tengah fokusnya ke pemulihan dan pemenuhan logistik baru, karena warga masih sibuk dengan pembersihan material. “Ini tadi kita melihat dapur umum utama guna menghitung kalau warga terdampak itu sekitar 7 ribu hingga 8 ribu, kalau makan tiga kali maka kebutuhan sekitar 24 ribu makanan,” ungkapnya.
“Makanya saya minta hitung tadi. Dari semua dapur umum itu kemampuannya berapa, kemudian sisanya bisa dicukupi oleh komunitas maupun sumber sumber yang lain yang bisa cepat dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya. [nm/kun]






