Pasuruan (beritajatim.com) – Tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, Program Studi Teknologi Sains Data, Universitas Airlangga (UNAIR), mengunjungi Desa Sidogiri, Pasuruan, untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Dalam kegiatan ini, mereka mengenalkan penggunaan aplikasi kasir pintar yang bertujuan untuk mempermudah pengelolaan usaha.
Kegiatan yang diikuti oleh 15 pelaku UMKM ini disambut dengan antusias. Peserta yang terdiri dari pedagang kecil hingga pemilik toko skala menengah menunjukkan ketertarikan besar terhadap teknologi baru ini. Acara tersebut dipimpin oleh Mohammad Ghani, Ph.D., dosen Teknologi Sains Data, yang juga menjelaskan manfaat aplikasi kasir pintar untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha.
“Kami sering mengalami kesulitan dalam mencatat penjualan secara manual. Dengan adanya aplikasi ini, kami berharap bisa lebih mudah mengelola stok dan transaksi harian,” ujar H. Faishol, salah satu peserta kegiatan.
Aplikasi kasir pintar yang dikenalkan memungkinkan pelaku usaha untuk mencatat transaksi, mengelola stok barang, dan menghasilkan laporan penjualan secara otomatis. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi tantangan yang sering dihadapi UMKM dalam mengelola bisnis mereka secara manual.

Kegiatan utama dalam acara ini adalah implementasi dan tutorial langsung penggunaan aplikasi kasir pintar di Toko Syari’ah, salah satu UMKM unggulan di Desa Sidogiri. Tim dari UNAIR memandu peserta untuk:
- Menginstal aplikasi di perangkat mereka.
- Membuat akun dan mengatur fitur-fitur yang tersedia.
- Melakukan simulasi pencatatan transaksi dan pengelolaan stok menggunakan data toko mereka sendiri.
Dengan pendekatan hands-on, para pelaku usaha dapat memahami cara kerja aplikasi ini dan merasakan manfaatnya secara langsung.
Tim pengabdian masyarakat UNAIR berharap kegiatan ini menjadi awal dari transformasi digital bagi UMKM di Desa Sidogiri. Mereka juga berencana untuk memberikan pendampingan lanjutan agar aplikasi kasir pintar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui pemanfaatan teknologi sains data. Ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi pelaku usaha lokal,” ujar Mohammad Ghani. [rea/beq]







