Surabaya (beritajatim.com) – Tim UHW (Universitas Hayam Wuruk) Perbanas Surabaya menciptakan aplikasi LXP inklusif (Learning Experience Platform for Special Needs) bagi siswa berkebutuhan khusus.
Aplikasi tersebut diterapkan di Sekolah Inklusif Galuh Handayani, Jalan Kertajaya-Gubeng, Surabaya. Inovasi ini diluncurkan untuk memudahkan para guru dalam mengelola materi pembelajaran secara digital.
Romi Ilham, anggota tim mengatakan bahwa fasilitas ini akan memudahkan para siswa untuk mengakses materi ajar. Sebab, cukup dengan gerakan wajah, maka aplikasi akan berjalan dengan sendirinya.
“Aplikasi ini dia mengenali wajah untuk pengganti mouse pada komputer. Ini berbasis web, bisa diakses di mana saja. Dari aplikasi ini kita bisa mengakses video pembelajaran,” ujar Romi, Jumat (11/8/2023).
Ia menjelaskan, untuk menjalankan aplikasi LXP Inklusif, siswa cukup menggerakkan wajah ke kanan atau ke kiri, dan menganggukkan kepala. Sedangkan untuk materi pembelajarannya, nantinya akan dikelola oleh pihak manajemen sekolah.
“Aplikasi ini terkoneksi dengan aplikasi LMS. Nanti guru-guru bisa mengisi materi di situ, kemudian siswa bisa mengaksesnya melalui LXP,” jelas Romi.
BACA JUGA:
Tim Dosen UHW Perbanas Surabaya Rancang Aplikasi Siricing
Sementara itu, Ahmad Yusuf Wibowo, Psikolog di Sekolah Inklusif Galuh Handayani menilai bahwa teknologi tersebut akan memudahkan proses pembelajaran bagi para siswa.
“Sejauh ini membantu, karena ini juga memudahkan. Karena anak-anak di sini banyak keterbatasan. Mungkin teknologi ini ke depan bisa membantu proses pembelajaran,” tuturnya. [ipl/but]






