London (beritajatim.com) – Faktor utama Manchester United nirmenang di dua matchweek awal Premier League musim ini adalah lini depan yang melempem. Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, doan bx Benjamin Sesko sebagai rekrutan baru belum berkontribusi terhadap gol United.
Tiga pemain itu dibeli United dengan harga GBP195,5 juta (Rp4,27 triliun). Padahal, kecuali Sesko yang turun sebagai pengganti melawan Arsenal pekan lalu dan Fulham dini hari tadi, Cunha dan Mbeumo selalu starter dan main penuh.
Memang, crossing Mbeumo dini hari tadi berujung gol ke gawang Fulham. Tetapi, itu tidak dihitung sebagai assist lantaran tandukan Leny Yoro menyentuh striker Rodrigo Muniz.
“Gol itu (dari mereka bertiga, Red) akan datang. Aku yakin itu jika menyaksikan penampilan mereka (di dua matchweek, Red)” ujar tactician United Ruben Amorim dilansir Manchester Evening News.
Ucapan pelatih asal Portugal itu sedikit terbukti dari statistik tendangan mereka bertiga di dua matchweek. Cunha mencatatkan 7 tembakan, Mbeumo 5 tembakan, dan Sesko 2 tembakan.
Inisiatif yang belum dilakukan Amorim adalah menjadikan merekan starter. Dengan begitu, peluang mencetak gol, terutama Sesko, bakal membesar.
Sebelum menerapkannya di matchweek ketiga kontra Burnley (30/8), Amorim bisa mencobanya ketiga melawan Grimsby Town (28/8). Laga putaran kedua Piala Liga itu bisa jadi tempat tepat bagi Cunha, Mbeumo, dan Sesko untuk meningkatkan kepercayaan diri dengan mencetak gol.
Jika gol belum tercipta setelah melawan Burnley, maka penantian bakal semakin panjang. Sebab, ada agenda internasional yang bisa “mengganggu” fokus di klub. (dio)






