Probolinggo (beritajatim.com) – Kasus pencurian sepeda motor di Rusunawa Bayuangga kian meresahkan. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, tercatat sudah tiga unit motor milik penghuni raib digondol maling.
Peristiwa terbaru menimpa Geger Sutrisno. Honda Vario 125 bernopol N 4576 PRI miliknya hilang pada Jumat (13/2/2026) dinihari sekitar pukul 02.30 WIB. Motor tersebut menjadi penopang aktivitas harian keluarga.
Istri korban, Andriana, mengatakan motor terakhir kali diparkir habis magrib, Kamis malam. Bahkan menurut tetangga, sekitar pukul 21.00 WIB kendaraan itu masih terlihat di lokasi.
“Taunya hilang Jumat pagi jam setengah tujuh. Habis magrib terakhir masuk. Kata tetangga jam sembilan malam masih ada. Kondisi hujan, jadi tidak ke mana-mana,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).
Aksi pelaku diduga berlangsung saat sebagian besar penghuni terlelap dan cuaca hujan mengguyur kawasan tersebut. Minimnya pengawasan diduga menjadi celah empuk bagi pelaku.
Ketua RW 05 Rusunawa Bayuangga Blok A, Rudi Hartono, mengungkapkan kasus ini bukan yang pertama. Sepanjang satu tahun terakhir, sudah tiga kali motor penghuni hilang di area rusun.
“Kurang lebih sudah tiga kali dalam setahun ini,” tegasnya.
Rentetan kejadian ini memicu tanda tanya besar soal sistem keamanan di lingkungan rusun. Warga mendesak adanya langkah konkret, mulai dari pengetatan akses keluar-masuk hingga pengawasan parkir yang lebih maksimal.
Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan pemilik kendaraan. Namun, hingga kini, pelaku belum diketahui dan motor korban belum ditemukan. [ada/aje]






