Surabaya (beritajatim.com) — Tiga kandidat Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) hadir di Surabaya dalam rangkaian kegiatan Hearing Nusantara yang digelar di lantai 5 Gedung Pelindo.
Ajang ini menjadi panggung penyampaian visi, misi, serta program kerja para kandidat kepada alumni ITB di Jawa Timur, setelah sebelumnya kegiatan serupa digelar di Medan dan Balikpapan.
Ketiga kandidat tersebut adalah Agung Aswamedha, Sarjana Fisika (2002); Agustin Peranginangin, Sarjana Teknik Sipil (1994); dan Puja Pramudya, Sarjana Teknik Informatika (2006). Masing-masing membawa gagasan khas dalam membangun konektivitas dan kontribusi alumni ITB untuk bangsa.
Dalam penyampaiannya, Agung Aswamedha atau yang akrab disapa Atep menegaskan misi menghadirkan pusat kegiatan bisnis alumni yang representatif. Pusat ini nantinya akan menjadi ruang kolaborasi usaha alumni, mulai dari UMKM hingga startup, dengan fasilitas akses pasar, modal, mentoring, dan sinergi lintas angkatan.
Atep merupakan pimpinan perusahaan strategis dengan puluhan engineer muda yang mengembangkan teknologi pertahanan nasional, termasuk drone dan sistem cybersecurity. Yang membedakan, menurut para pendukungnya, bukan sekadar inovasi atau skala bisnis, melainkan caranya tetap membumi. Atep disebut sebagai figur yang menyentuh realita tanpa kehilangan visi.
Sementara itu, Agustin Peranginangin, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur, menegaskan pentingnya solidaritas alumni lintas generasi. “Visi saya adalah menghadirkan komunitas alumni yang solid dan inspiratif,” tandas Agustin Peranginangin.
Sosok yang dikenal dengan panggilan Bang Angin ini menekankan perlunya kesatuan alumni Ganesha dari berbagai usia untuk memperkuat peran ITB dan Indonesia melalui langkah konkret dan bermakna.
Kandidat ketiga, Puja Pramudya, menyuarakan komitmennya pada dunia pendidikan dan penciptaan talenta digital. “Saya memiliki dedikasi luar biasa terhadap dunia pendidikan dan inovasi,” demikian ungkap Puja Pramudya.
Ia menginisiasi yayasan pendidikan yang menyediakan akses belajar gratis bagi puluhan ribu siswa. Sebagai ‘manusia jembatan’, Puja aktif menghubungkan individu lintas jurusan, industri, dan bisnis.
“Sebagai ‘manusia jembatan’ saya aktif menghubungkan individu dari berbagai jurusan, industri, dan entitas bisnis,” urai Puja Pramudya.
Kini, Puja tengah fokus pada misi mencetak 10.000 talenta digital siap kerja, salah satunya melalui program beasiswa AI gratis bagi alumni ITS.
Pemilu IA ITB Gunakan e-Voting
Di sela acara, Ketua Kongres Nasional XI IA ITB Erik Tarigan menyampaikan bahwa sebanyak 13.000 alumni telah mendaftar untuk mengikuti Pemilu IA ITB 2025. Dari jumlah itu, sekitar 11.000 alumni telah terverifikasi sebagai pemilih.
“Kami ajak seluruh alumnus berpartisipasi aktif dalam Pemilu IA ITB 2025,” ujarnya.
Erik menjelaskan bahwa sistem pemilu kali ini menggunakan metode e-voting. Dengan begitu, alumni dapat memberikan suaranya dari mana saja tanpa harus datang ke tempat pemungutan suara fisik.
“Jadi, tidak perlu lagi datang di satu lokasi tertentu, dan mencoblos dengan kertas di bilik khusus. Pemilihan bisa dilakukan dari mana pun,” cetus Erik.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh peserta yang sudah terverifikasi telah masuk dalam sistem Daftar Pemilih Tetap. “Yang sudah terverifikasi adalah mereka yang sudah diperiksa dan benar memiliki hak suara,” imbuhnya.
Setelah Surabaya, rangkaian Hearing Nusantara akan berlanjut ke Bali dan ditutup di Jakarta.
“Kami berharap Ketua Umum IA ITB terpilih adalah sosok yang mampu mengayomi seluruh alumnus lintas jurusan dan angkatan,” tutur Erik Tarigan.
Menurutnya, ketika para alumni bersatu dan solid, maka organisasi akan semakin berdampak positif, tidak hanya bagi ITB, tetapi juga bagi kemajuan bangsa.
“Kami juga sepakat untuk mendukung program pemerintah, khususnya MBG. Di sisi lainnya, juga program-program pendidikan dan energi,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Ir Joko Irianto MSi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Jawa Timur; Dothy, Komisaris Utama PT Pelindo Daya Sejahtera; dan Alda Noviasari, Sekjen Pengda IA ITB Jawa Timur. [tok/suf]






