Surabaya (beritajat.com) – Semangat kolaborasi dan kepedulian sosial mewarnai acara Business Networking dan Buka Puasa Bersama yang digelar oleh tiga organisasi alumni terkemuka di Surabaya: Ikatan Alumni Universitas Ciputra (IKA UC), Ikatan Alumni Magister Manajemen Universitas Ciputra (IKA MM UC), dan Ikatan Alumni ITB Jawa Timur (IA ITB JATIM). Bertempat di Excotel Design Hotel Surabaya, acara ini menjadi wadah bagi ratusan alumni dari berbagai latar belakang industri dan profesi untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, dan membangun sinergi bisnis di era Revolusi Industri 4.0.
Acara yang dihadiri dengan antusiasme tinggi ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan diskusi hangat, tetapi juga diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial melalui penyerahan donasi kepada panti asuhan. Semangat berbagi di bulan Ramadhan semakin mempererat ikatan persaudaraan di antara para alumni.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. dr. Asra Al Fauzi, dr., Sp. BS, Subsp. N-Vas (K), SE, MM, FICS, FACS, IFAANS, Ketua IKA MM UC, menekankan pentingnya membangun mentalitas tangguh dalam menghadapi dinamika dunia bisnis.
“Di tengah dinamika ekonomi global, kita harus memiliki *mindset* yang *agile* dan terbuka terhadap perubahan. Forum ini bisa menjadi inspirasi bagi para alumni untuk terus maju,” ujarnya.
Senada dengan itu, drg. Edra Brahmantya Susilo, M.M., Sp.KG, Ketua IKA UC, menyoroti pentingnya sinergi antaralumni dalam menghadapi ketidakpastian masa depan.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah strategis bagi kita semua untuk berbagi wawasan, menjajaki peluang kolaborasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.
H. Bisma Muhammad Normansyah atau yang akrab disapa Gus Bisma, Ketua Umum IA ITB JATIM, menambahkan bahwa kolaborasi lintas organisasi alumni dapat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi era yang penuh ketidakpastian.
“Kecepatan perubahan di era digital mengharuskan kita untuk terus adaptif. Selain itu, dinamika global yang kian tak menentu menuntut semua bangsa untuk menunjukkan ketahanannya. Tak terkecuali Indonesia dan khususnya Jawa Timur. Melalui jejaring yang kuat, kita bisa saling mendukung dan berinovasi bersama untuk ikut serta membangun bangsa Indonesia khususnya di Provinsi Jawa Timur. Kita siap berkolaborasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur,” paparnya dengan semangat.
Nindya Harum Solicha, S.Mn, M.M., selaku Ketua Panitia, mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi dan keberhasilan acara ini.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mempererat silaturahmi tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi para alumni dan masyarakat luas,” ungkapnya.
Sesi utama acara ini adalah penyampaian materi dan tausiyah yang inspiratif dari Prof. Ir. Joni Hermana, MScES, PhD, IPU, Ketua Dewan Pakar IA ITB JATIM. Mengangkat tema
“Menjalin Silaturahmi Menyambut Masa Depan”, Prof. Joni Hermana menyoroti pentingnya membangun hubungan yang solid serta kesiapan menghadapi ketidakpastian di masa mendatang. Dalam menghadapi disrupsi IR 4.0, kita harus mengutamakan kolaborasi, inovasi, dan adaptasi. Kunci keberhasilan di masa depan bukan hanya kompetensi individu, tetapi juga seberapa kuat kita membangun ekosistem yang mendukung,” jelasnya.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan donasi kepada panti asuhan, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dari para alumni. Langkah ini semakin memperkuat komitmen para alumni untuk terus berbagi dan memberikan dampak positif bagi sesama.
Kesuksesan acara ini diharapkan dapat memicu semakin banyak inisiatif kolaboratif yang bermanfaat bagi para alumni dan masyarakat luas, serta memperkuat peran alumni dalam pembangunan daerah dan bangsa.[rea]






