Ringkasan Berita:
- Tiga KA jarak jauh yang melintasi Kediri mengalami keterlambatan.
- Gangguan operasional terjadi di emplasemen Stasiun Pasarsenen.
- KAI memastikan jalur kini kembali normal dan perjalanan tetap berjalan.
- Penumpang terdampak mendapat kompensasi service recovery dan refund.
Kediri (beritajatim.com) – Tiga perjalanan kereta api jarak jauh yang melintasi wilayah Kediri terdampak gangguan operasional di emplasemen Stasiun Pasarsenen pada Jumat, 22 Mei 2026.
Akibat gangguan tersebut, sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) mengalami keterlambatan, termasuk tiga kereta yang melintasi wilayah Kediri yakni KA Majapahit, KA Brantas, dan KA Matarmaja.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Kami memohon maaf atas kendala gangguan operasional yang terjadi di emplasemen Stasiun Pasarsenen. Namun saat ini petugas berhasil menyelesaikan penanganan dan normalisasi jalur sehingga perjalanan kereta api telah kembali normal dan seluruh perjalanan tetap diberangkatkan walaupun mengalami keterlambatan,” ujar Tohari.
Berikut daftar perjalanan kereta api yang terdampak keterlambatan:
KA Majapahit relasi Pasarsenen – Malang lewat Kediri terlambat 20 menit.
KA Brantas relasi Pasarsenen – Blitar lewat Kediri terlambat 144 menit.
KA Matarmaja relasi Pasarsenen – Malang lewat Kediri terlambat 130 menit.
KA Bangunkarta relasi Pasarsenen – Jombang terlambat 97 menit.
KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng terlambat 115 menit.
Sebagai bentuk tanggung jawab atas keterlambatan perjalanan, Kereta Api Indonesia memberikan service recovery kepada pelanggan terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.
Kompensasi diberikan baik di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta berupa minuman hingga makanan berat yang disesuaikan dengan durasi keterlambatan.
Selain itu, pelanggan yang memilih membatalkan perjalanan juga difasilitasi pengembalian tiket atau refund sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan melalui loket stasiun yang telah ditunjuk.
KAI Daop 7 Madiun menegaskan pihaknya tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dalam seluruh operasional perjalanan kereta api.
KAI juga menyebut evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain kepada penumpang, KAI turut mengimbau masyarakat yang melakukan penjemputan di stasiun wilayah Daop 7 Madiun agar menyesuaikan waktu kedatangan dengan perkembangan keterlambatan perjalanan kereta.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan kenyamanan pelayanan di area stasiun. [nm/ted]






