Ringkasan Berita
IODI Kabupaten Kediri mencatat debut membanggakan di Kejurprov Jatim 2026.
Kontingen mengirimkan 15 atlet setelah menjalani latihan intensif selama tiga bulan.
Sejumlah atlet berhasil meraih runner up dan menembus babak final.
Prestasi perdana menjadi modal menuju Porprov Jawa Timur 2027.
Kediri (beritajatim.com) – Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI) Kabupaten Kediri mencatat pencapaian membanggakan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IODI Jawa Timur 2026. Meski baru terbentuk pada Desember 2025, kontingen Kabupaten Kediri sukses meraih sejumlah gelar runner up dan menembus babak final dalam ajang yang digelar di Ciputra Mall Surabaya pada 5 Juli 2026.
Hasil tersebut menjadi prestasi perdana bagi IODI Kabupaten Kediri sekaligus modal penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi ajang yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Debut dengan Persiapan Tiga Bulan
Sebanyak 15 atlet diberangkatkan untuk bersaing dengan para atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Ketua IODI Kabupaten Kediri, Lintang Ratri Anggita, mengatakan seluruh atlet menjalani program latihan intensif selama tiga bulan sebelum mengikuti Kejurprov.
Latihan dilaksanakan sebanyak empat kali dalam sepekan dengan fokus pada peningkatan kondisi fisik dan penguasaan materi dance.
“Persiapan sebelum Kejurprov meliputi persiapan fisik dan materi dance selama tiga bulan, empat kali dalam seminggu,” katanya.
Raih Runner Up dan Tembus Final
Pada nomor Line DanceSport Beginner, atlet Arjuna Putra Satria berhasil menorehkan hasil membanggakan.
Ia meraih 4th Runner Up pada nomor Cha Cha Cha, 3rd Runner Up nomor Rumba, serta 4th Runner Up pada nomor Jive.
Sementara itu, pasangan Kanaya Aurellia Yonanta dan Ivanna Kayla Shanie Wijaya berhasil melaju hingga babak final dan menempati peringkat keenam pada nomor Traditional DanceSport U-16.
Prestasi serupa juga diraih pasangan Abid Fadlurohman Hidayat dan Cipto Adi Santoso yang finis di peringkat keenam babak final nomor Traditional DanceSport Open.
Jadi Modal Pembinaan Atlet
Menurut Lintang, hasil tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi organisasi yang baru pertama kali mengikuti Kejurprov.
Seluruh evaluasi dari pertandingan akan menjadi bahan pembinaan agar kualitas atlet terus meningkat.
“Ke depan kami akan lebih intensif lagi berlatih. Berbekal pengalaman meskipun baru satu kali mengikuti kejuaraan, pengalaman Kejurprov kemarin akan kami gunakan untuk berbenah diri agar lebih baik lagi,” ujarnya.
Saat ini IODI Kabupaten Kediri memiliki sekitar 50 atlet yang aktif mengikuti program pembinaan.
Ke depan, latihan akan lebih difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, kondisi fisik, serta penguasaan materi dance untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.
KONI Apresiasi Prestasi Perdana
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet dan pelatih IODI Kabupaten Kediri.
Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan potensi besar cabang olahraga DanceSport di Kabupaten Kediri.
“Kami mengapresiasi perjuangan dan dedikasi para atlet serta pelatih IODI Kabupaten Kediri. Semoga hasil ini menjadi motivasi agar tetap semangat berlatih sehingga ke depan mampu meraih lebih banyak medali dan prestasi untuk Kabupaten Kediri,” ujarnya.
Siapkan Atlet Menuju Porprov 2027
Menghadapi Porprov Jawa Timur 2027, IODI Kabupaten Kediri mulai menyusun strategi pembinaan jangka panjang.
Sebanyak 15 atlet dipersiapkan untuk mengikuti Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) yang akan digelar KONI Kabupaten Kediri dalam waktu dekat.
Lintang berharap pengalaman pada Kejurprov menjadi pijakan untuk meningkatkan prestasi sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Kediri pada ajang olahraga tingkat provinsi mendatang.
“Semoga IODI dapat memberikan kontribusi terbaik untuk Kabupaten Kediri,” pungkasnya. [nm/ted]






