Blitar (beritajatim.com) – Wali Kota Blitar Santoso mengatakan tidak ada penyalaan kembang api pada malam perayaan tahun baru 2023 nanti. Kebijakan itu dilakukan sesuai dengan aturan teknis dari Kementerian Dalam Negeri.
Santoso mengatakan Pemerintah Kota Blitar hanya akan menggelar pesta rakyat yang sederhana. Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak larut dalam perayaan kembang api dan justru lupa akan makna pergantian tahun.
“Sebetulnya secara teknis dari Kementerian Dalam Negeri memang tidak memperkenankan penyalaan kembang api dan petasan. Imbauan dari pemerintah pusat akan kami ikuti, sehingga nanti masyarakat tidak akan larut oleh perayaan kembang api,” kata Wali Kota Blitar Santoso, Jumat (23/12/2022).
Tidak digelarnya penyalaan kembang api oleh Pemerintah Kota Blitar ini, untuk menghindari terjadinya peristiwa atau musibah yang tidak diinginkan. Wali Kota Blitar, Santoso menegaskan meski tidak adanya penyalaan kembang api, tak akan mengurangi makna pergantian tahun.
Menurutnya penyalaan kembang api justru akan berpotensi menghilangkan makna tahun baru di masyarakat. Selain itu potensi terjadinya musibah atau kejadian yang tidak diinginkan juga akan meningkat jika digelar penyalaan kembang api.
“Yang justru niatnya merayakan tahun baru tapi jangan sampai terjadi musibah musibah karena kejadian kejadian yang tidak di inginkan akibat penyalaan kembang api,” imbuhnya.
Sebagai gantinya, Pemerintah Kota Blitar telah merancang sejumlah kegiatan untuk menyambut tahun baru 2023. Kegiatan perayaan pergantian tahun ini akan mulai dilakukan pada tanggal 27 Desember mendatang hingga malam pergantian tahun nanti.
Pada tanggal 27 Desember 2022 mendatang, Pemerintah Kota Blitar akan menggelar kegiatan doa bersama dan shalawatan. Dalam kegiatan shalawatan ini Pemkot Blitar akan menghadirkan habib Ja’far.
Hal itu sengaja dilakukan Pemerintah Kota Blitar untuk bersama-sama berdoa agar di tahun yang baru Kota Blitar bisa lebih maju serta lebih sejahtera. Kegiatan doa bersama dan shalawatan ini pun sebenarnya sudah menjadi kebiasaan Pemkot Blitar untuk menyambut tahun baru.

“Pemerintah Kota Blitar memang sudah merencanakan ada kegiatan yang sifatnya spiritual ya terutama doa bersama. Pada tanggal 27 nanti kami gelar shalawatan ini sekaligus menandai akhir pergantian tahun itu nanti bersama habib Ja’far,” papar Santoso.
Selain doa bersama dan shalawatan, Pemerintah Kota Blitar juga akan menggelar pesta rakyat pada tanggal 31 Desember 2022. Pesta rakyat ini akan digelar hingga malam pergantian tahun.
Meski dinamakan pesta rakyat, kegiatan ini akan digelar secara sederhana oleh Pemerintah Kota Blitar. Pesta rakyat ini akan digelar secara sederhana namun tetap mengendapkan kekhidmatan makna tahun baru 2023.
“Kemudian tanggal 31 nya baru kami selenggarakan pesta rakyat dalam rangka menyambut tahun baru namun demikian kita berharap pelaksanaan ini bisa berjalan dengan khidmat, tapi tidak berlebihan batas yang wajar wajar saja minimal ada penanda pergantian tahun antara 2022 dengan tahun 2023,” pungkasnya.
Berbagai peristiwa dan bencana yang terjadi di Indonesia selama tahun 2022 ini, menjadi pertimbangan perayaan tahun baru 2023 digelar secara sederhana dan tidak berlebihan. Hal dilakukan sebagai bentuk duka cita kepada masyarakat di beberapa daerah yang hingga kini masih merasakan kepedihan akibat tertimpa bencana alam.
Sementara itu, Polres Blitar Kota juga akan melakukan berbagai rekaya lalu lintas di sekitaran alun-alun Kota Blitar. Hal itu akan dilakukan Satlantas Polres Blitar Kota untuk mengantisipasi terjadi kemacetan akibat adanya perayaan tahun baru 2023 yang difokuskan di alun-alun Kota Blitar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tahun-baru”]
Selain itu Polres Blitar Kota juga telah mendiri pos pelayanan di depan alun-alun Kota Blitar. Sehingga diharapkan dengan adanya rekayasa lalu lintas dan pos pelayanan ini perayaan tahun baru 2023 di Kota Blitar bisa berjalan lancar.
“Kami sudah siapkan skema rekayasa lalu lintas di alun-alun Kota Blitar untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan saat malam pergantian tahun,” kata AKP Mulya Sugiarto, Kasat Lantas Polres Blitar Kota. [owi/but]






