Surabaya (beritajatim.com) – Deltras FC gagal memanfaatkan laga kandang untuk meraih tiga poin. Tim berjuluk The Lobster itu hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persiba Balikpapan dalam lanjutan kompetisi Liga 2 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (7/11/2025).
Meski menciptakan banyak peluang, lini depan Deltras tak mampu memaksimalkan kesempatan untuk mencetak gol tambahan. Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, mengakui bahwa peluang untuk menang sebenarnya terbuka lebar, namun penyelesaian akhir masih menjadi masalah utama.
“Ekspektasi kita memang pertandingan hari ini menang, kita sudah banyak menciptakan peluang dari skema permainan dan sentuhan latihan crossing, tapi balik lagi ke individual pemain,” ungkap Widodo.
Hasil imbang di dua laga terakhir, masing-masing melawan Persipal Palu dan Persiba Balikpapan, menjadi bahan evaluasi besar bagi pelatih yang akrab disapa WCP itu. “Nanti saya akan ngedrill para pemain lagi, jangan sampai lelah karena match masih banyak, apalagi Selasa kita sudah bertanding lagi melawan Persela Lamongan,” imbuhnya.
Widodo berharap, hasil seri kali ini justru menjadi motivasi bagi anak asuhnya untuk tampil lebih baik di laga berikutnya.
Sementara itu, pemain muda Kaka Reda menilai hasil imbang ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh skuad untuk terus memperbaiki performa. “Ya, pertandingan ini semoga ke depannya bisa evaluasi terus,” ungkap Kaka.
Dalam laga tersebut, Deltras FC sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-5 lewat tendangan penalti setelah Muhammad Idris melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Namun, Tito Hamzah berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-25. Hingga tambahan waktu delapan menit di babak kedua, skor 1-1 tetap bertahan. (way/kun)






