Ponorogo (beritajatim.com) – Komitmen bersih narkoba tak hanya digaungkan ke masyarakat. Polres Ponorogo membuktikannya dengan tindakan nyata. Puluhan personel menjalani tes urine secara mendadak sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusinya memastikan seluruh jajaran bersih dari penyalahgunaan barang haram tersebut. Hasilnya, sebanyak 97 personel yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif narkoba. Tes dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan menyasar seluruh unsur, mulai dari anggota hingga pejabat utama.
“Tes urine ini tidak pandang bulu. Baik saya selaku Kapolres, pejabat utama, maupun anggota, semuanya dilakukan pemeriksaan. Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh personel Polres Ponorogo bersih dari narkoba,” tegas AKBP Andin, Jumat (27/2/2026).
[irp posts=”1480685″ ]
Menurutnya, pengawasan internal harus dimulai dari tubuh institusi sendiri sebelum melakukan penegakan hukum kepada masyarakat. Dia menekankan tidak ada toleransi bagi anggota yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkotika, apalagi sampai mengedarkan.
“Tidak ada toleransi. Jika ada anggota yang kedapatan menggunakan atau bahkan mengedarkan narkoba, akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” lanjutnya.
AKBP Andin memastikan, kegiatan serupa tidak berhenti pada satu momentum saja. Selama ini, tes urine akan digelar secara rutin dan acak terhadap seluruh anggota.
“Tes ini sudah dilakukan secara rutin dan berkala,” pungkasnya.
Tes urine tersebut diawasi langsung oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Ponorogo guna menjamin transparansi dan akuntabilitas. Pemeriksaan juga menggandeng Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung untuk memastikan hasil uji laboratorium akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. [end/aje]






