Surabaya (beritajatim.com) – Kode pos adalah serangkaian karakter yang ditambahkan pada alamat surat atau paket untuk mempermudah proses pemilihan surat. Kode Pos umumnya dituliskan dalam huruf atau angka.
Pemetaan kode pos awal mulanya terjadi pada tahun 1984 karena adanya kendala dalam mensortir surat karena banyak nama jalan yang tempat yang hampir sama atau bahkan sama di seluruh Indonesia.
Kode pos sendiri di gagas oleh Marsoedi M. Paham, yang paham akan pentingnya sistem pemetaan agar penyortiran surat dapat lebih sistematis.
Namun, kini kode pos mulai digunakan untuk berbagai hal lainnya, seperti mengidentifikasi letak atau posisi suatu daerah.
Berikut macam-macam kode pos berdasarkan kegunaannya:
1. Kode pos unik
Kode unik umumnya hanya digunakan untuk alamat yang menerima surat dengan intensitas sering dan jumlah yang cukup banyak. Post code ini biasa digunakan oleh kantor besar, pusat bisnis, atau lembaga pemerintahan.
2. Kode pos khusus
Kode pos khusus biasa disebut juga dengan PO BOX atau Post Office Boxes. Umumnya, Kode Pos ini hanya digunakan pada pengiriman via kotak pos.
3. Kode pos militer
Sesuai dengan namanya, kode ini hanya digunakan untuk untuk kalangan militer.
4. Kode pos standar
Kode pos standar merupakan kode pos yang digunakan secara umum. Saat mengirim surat atau paket disarankan untuk menuliskan kode pos ini.
Setiap angka menunjukkan beberapa makna sesuai dengan wilayah yang di alamatkan. Berikut adalah beberapa info mengenai pengkodean Kode pos, anda dapat mengetahui pengkodean dari kode pos daerah ini, berikut formulanya:
– Angka digit pertama adalah kode daerah domisili kantor pos berlokasi
– Angka digit kedua dan ketiga adalah kode dari kabupaten atau kota
– Angka digit keempat adalah kode dari kecamatan yang terdapat di dalam kabupaten atau kota yang bersangkutaan
– Angka digit kelima adalah kode desa atau kelurahan
Penomoran ini ada pengecualian untuk kode pos di daerah Jakarta, dimana:
– Angka digit ketiga merupakan kode kecamatan
– Angka digit keempat merupakan kode kelurahan
– Angka digit kelima adalah “0”
[berita-terkait number=”3″ tag=”fakta”]
Selain nomor tersebut, ada lah proses selanjutnya dalam formulasi kodepos yaitu pembagian zona, Zona yang membagi provinsi atau kepulauan di Indonesia untuk pengkodean adalah sebagai berikut:
Angka pertama Zona pos
9 Sulawesi, Maluku, Papua
8 Bali, Nusa Tenggara
7 Kalimantan
6 Jawa Timur
5 Jawa Tengah, Yogyakarta
4 Banten, Jawa Barat
3 Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Lampung
2 Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau
1 Jakarta, sebagian Banten dan Jawa Barat
Contoh Makna Kode Pos:
Kode pos 60234 berarti
6 adalah kode kantor pos zona Jawa Timur
02 adalah kode Surabaya
3 adalah kode kecamatan Gayungan
4 adalah kode kelurahan Menanggal
Itulah fakta unik mengenai nomor kode pos yang jarang diketahui, ternyata menyimpan makna zona daerah tertentu. (dae/ian)






