Surabaya (beritajatim.com)- Terkadang kebanyakan orang sering bingung dengan perasaan sendiri. Apakah yang dirasakan ke seseorang itu termasuk suka, cinta, atau justru obsesi?
Walaupun sekilas terlihat mirip dan sama-sama membuat jantung berdebar. Tapi ternyata, ketiganya memiliki makna yang berbeda-beda. Mengetahui perbedaan perasaan tersebut, sangat penting agar kamu bisa memahami perasaanmu sendiri dan bisa mengetahui langkah apa yang harus dilakukan. Yuk, bedah satu per satu!
1. Suka
Rasa suka merupakan tahap awal dari sebuah ketertarikan. Biasanya rasa ini akan muncul hanya karena hal-hal yang sederhana, seperti cara berbicara, sikap yang menyenangkan, atau gaya penampilannya. Perasaan ini termasuk perasaan yang ringan dan tidak menuntut banyak. Kamu sekadar merasa senang untuk melihatnya dan bahkan ingin mengenalnya lebih dekat tapi belum sampai tahap ingin memiliki atau terlalu memikirkan dia. Rasa suka biasanya tidak bertahan lama, jadi bisa dikatakan bahwa perasaan ini merupakan fase permulaan sebelum cinta tumbuh.
2. Cinta
Kalau perasaanmu sudah berubah menajdi cinta, biasanya kamu akan lebih peduli pada kebahagiaannnya. Cinta akan membuahmu lebih mau memahami, memaafkan, dan berjuang bersama. Berbeda dengan rasa suka, rasa cinta biasanya tidak mudah hilang hanya karena masalah-masalah kecil, kamu akan berusaha untuk mencari jalan keluar untuk mempertahankan rasa itu. Rasa cinta lebih realistis dan tidak egois, artinya kamu bisa menerima kekurangan pasanganmu tanpa merasa kecewa berlebihan. Selain itu, rasa cinta mempunyai batas sehat, orang dengan rasa cinta biasanya lebih sadar untuk tidak mengorbankan diri senditi sepenuhnya.
3. Obsesi
Obsesi bisa muncul dari rasa suka atau cinta yang tidak terkendali. Seseorang yang mempunyai rasa obsesi akan cenderung ingin tahu semuanya tentang dia. Rasa obsesi bisa membuat orang kehilangan batas pribadi dan bisa menjadi terlalu posesif. Berbeda dari cinta yang memberi ruang, obsesi justru ingin menguasai. Berbeda dengan sayang, obsesi berbicara tentang keinginan untuk memiliki dan merasa tidak bisa hidup tanpa dia.
Suka, cinta, dan obsesi memang terasa mirip, tapi sebenarnya punya perbedaan besar. Mengenali perasaanmu dengan jujur adalah langkah pertama untuk mencintai dengan cara yang sehat. Jadi, supaya nggak salah langkah, kamu bisa coba meyakinkan diri lagi dengan menguji dengan beberapa pertanyaan.
[Pranata Dewi Ratna Swari]






