Surabaya (beritajatim.com) — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan School of Business Management Universitas Ciputra secara resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Dian Auditorium Universitas Ciputra. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan, pelatihan, dan penelitian di bidang pengelolaan terminal peti kemas dan manajemen rantai pasok sebagai upaya untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di Indonesia.
MoU ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya, Bapak Wahyu Widodo, dan Dr. Damelina Tambunan, Dekan School of Business Management Universitas Ciputra. Melalui kolaborasi ini, kedua pihak sepakat untuk mengembangkan berbagai program, termasuk magang, penelitian bersama, seminar, dan pelatihan praktis bagi mahasiswa yang berminat di bidang logistik dan manajemen pelabuhan.
Dalam kesempatan ini, Wahyu Widodo menekankan pentingnya kerja sama dengan dunia akademik dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang di industri logistik.
“Kami percaya bahwa kolaborasi dengan dunia akademik adalah kunci untuk menciptakan SDM yang siap menghadapi tantangan industri logistik yang terus berkembang. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam membangun talenta-talenta muda yang memiliki pemahaman mendalam tentang dunia logistik dan manajemen pengelolaan terminal petikemas,” ungkapnya.
Dr. Damelina Tambunan juga menyampaikan apresiasinya terhadap terjalinnya kerja sama ini.
“Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa kami untuk belajar dan berkembang langsung di dunia industri. Kolaborasi dengan PT Terminal Petikemas Surabaya ini akan memperkaya kurikulum kami dan meningkatkan kompetensi lulusan dalam menghadapi kebutuhan tenaga kerja di bidang logistik yang terus meningkat dan pengelolaan terminal peti kemas yang lebih optimal,” tuturnya.
Acara penandatanganan dihadiri oleh Dr. Metta Padmalia, Kaprodi Magister Manajemen Universitas Ciputra, Wendra Hartono, Wakaprodi Magister Manajemen UC, dan Dr. Eric Harianto, Koordinator Proyek Magister Manajemen UC, serta jajaran Direksi dan Pejabat Terminal Petikemas Surabaya.
Kedua pihak merencanakan untuk segera mengimplementasikan berbagai program, termasuk peluang magang bagi mahasiswa, pengembangan kurikulum berbasis industri, serta penelitian bersama di bidang logistik dan teknologi pelabuhan. Selain itu, mereka akan mendorong kolaborasi bisnis bagi mahasiswa di Magister Manajemen UC untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan di Indonesia.
“Data Bisnis Project Entrepreneur Mapan di Universitas Ciputra sudah berjumlah 850 bisnis yang siap untuk dikolaborasikan membentuk usaha baru,” kata Dr. Eric Harianto.
Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi PT Terminal Petikemas Surabaya dan Universitas Ciputra dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dan mendukung kebutuhan industri, sejalan dengan visi bersama untuk memajukan sektor industri logistik di Indonesia. [beq]






