Jombang (beritajatim.com) – Identitas mayat bocah tak berbaju yang tersangkut di Sungai Desa Gongseng Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang akhirnya terkuak. Korban bernama Raffael Ardianto (11), warga Dusun Karanglo Desa Ngampel Kecamatan Papar Kabupaten Kediri.
Korban tenggelam saat mandi di sungai di desanya pada Sabtu (1/7/2023). “Tenggelamnya di Papar Kediri. Ditemukan di Desa Gongseng Kecamatan Megaluh Jombang,” ujar Eko Aprianto, Komandan Tim Basarnas Trenggalek, saat berada di depan kamar jenazah RSUD Jombang, Minggu (2/7/2023).
Komandam Tim Basarnas ini memastikan bahwa yang ditemukan di Sungai Desa Gongseng adalah Rafael. Pasalnya, wajah Rafael masih bisa dikenali. Selain itu celana pendek yang dipakai juga identik dengan milik Rafael.
BACA JUGA:
Geger! Mayat Bocah Tak Berbaju Tersangkut di Sungai Jombang
“Keluarga masih mengenalinya. Terutama wajah dan celana pendek yang dipakai oleh korban,” kata Eko yang datang ke kamar jenazah RSUD Jombang bersama tim serta keluarga korban.
Eko menjelaskan bahwa jarak antara Desa Desa Ngampel Kecamatan Papar Kabupaten Kediri dengan Desa Gonseng Kecamatan Megaluh Jombang lumayan jauh. Kisaran 15 Km lebih. “Kita pastikan bahwa jasad tersebut adalah Rafael Andrianto yang tenggelam di sungai pada Sabtu kemarin,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, mayat bocah berusia sekitar 11 tahun membuat geger warga Desa Gongseng Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang Jawa Timur, Minggu (2/7/2023) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ditemukan, jasad bocah ini tanpa baju atau telanjang dada. Dia tersangkut di batu sungai setempat.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan dilanjutkan ke Polsek Megaluh. Sejurus kemudian polisi datang ke lokasi. Korps berseragam coklat kemudian melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).
Jasad bocah tanpa identitas itu dimasukkan ke kantung mayat warna kuning. Selanjutnya, dibawa ke kamar jenazah RSUD (Rumah Sakit Umum) Jombang guna pemeriksaan lebih lanjut. Warga sekitar tidak ada yang kehilangan anak. Dugaan sementara, mayat tersebut merupakan warga luar daerah. [suf]






