Tuban (beritajatim.com) – Progres pembangunan Rumah Susun (Rusun) Polres Tuban yang menelan sekitar Rp20 miliar lebih itu sudah mencapai 85 persen.
Hal ini disampaikan oleh Tim dari Srena Polri yang dipimpin oleh Karomonev Srena Polri Brigjen Pol Dr. Hadi Utomo, S.H., M.Hum., M.Han saat kunjungannya ke Tuban dan didampingi Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin.
Pembangunan Rusun tiga lantai yang terletak di jalan Mondokan itu masih satu lokasi dengan Satpas Tuban dibangun di atas tanah seluas 3.600 m2 dengan luas bangunan masing-masing lantai seluas 1.200 m2 dan diperkirakan menghabiskan biaya sekitar Rp20.327.400.000 (dua puluh miliar tiga ratus dua puluh tujuh juta empat ratus ribu rupiah) yang bersumber dari anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
AKBP Oskar sapaan Kapolres Tuban ini menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan rusun berjalan sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan.
“Selain itu kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara instansi Polri di tingkat pusat dan di daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutur AKBP Oskar.
Lanjut, masih kata Kapolres Tuban adapun pembangunan rusun tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan personel Polri. Sehingga, setelah rusun tersebut selesai dapat digunakan sebagai tempat tinggal.
“Jadi nantinya rusun tiga lantai yang berjumlah 45 unit tersebut diperuntukkan bagi personel yang belum memiliki tempat tinggal,” ujar Oskar.
Adapun prioritas yang menempati rusun tersebut yakni personel yang sudah berkeluarga dan belum memiliki rumah. Sehingga, harapannya dapat bermanfaat bagi personel tersebut. [ayu/ian]






