Surabaya (beritajatim.com) – Telkom University (Tel-U) Kampus Surabaya mengintegrasikan riset kesehatan dalam ajang lari Tel-U Run 2026. Kompetisi ini menghadirkan kategori khusus 2,5K bagi penyintas stroke dengan dukungan teknologi kaki robot.
Inovasi tersebut bernama Picobot, sebuah perangkat hasil riset tim akademisi untuk membantu mobilitas pengguna. Peserta kategori inklusif ini akan menempuh rute khusus di kawasan kampus pada Minggu, 2 Agustus 2026 mendatang.
Ketua Penyelenggara sekaligus Head of Motion Analysis and Intervention Research Group Tel-U Surabaya, Dimas Adiputra menjelaskan misi di balik kategori unik tersebut.
“Kehadiran kategori pasca stroke dengan dukungan teknologi Picobot menjadi wujud nyata kontribusi akademik dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Dimas, Senin (6/4/2026).
Ia menegaskan bahwa institusi pendidikan harus mampu menghadirkan solusi teknologi yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh publik dalam aktivitas fisik sehari-hari.
“Melalui Tel-U Run 2026, kami ingin menghadirkan event olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga inklusif dan berdampak,” tuturnya.
Selain kategori 2,5K, panitia membuka kelas 5K dan 10K untuk masyarakat umum maupun komunitas. Pengelola menyiapkan sistem pencatatan waktu berbasis chip demi menjaga akurasi hasil setiap pelari yang berkompetisi.
Total hadiah senilai Rp54 juta disiapkan bagi para pemenang di seluruh kategori lomba. Pendaftaran periode awal atau early bird telah dibuka mulai 9 Maret hingga 9 April 2026 melalui kanal pendaftaran resmi.
Peserta akan mendapatkan fasilitas berupa paket lomba, jersey resmi, hingga medali bagi yang mencapai garis finis. Seluruh informasi teknis pendaftaran dapat diakses lewat laman resmi telurun.id. [ipl/ian]






