Tuban (beritajatim.com) – Tawon Ndas atau Tawon Vespa Afinis bersarang di tanaman yang berada di depan kelas atau halaman Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Tuban. Sekolah ini berada di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban.
Munculnya tawon ndas dengan sarang yang cukup besar tersebut sempat mengganggu murid yang sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Tak hanya itu, dari keberadaan tawon atau lebah itu juga terdapat 4 siswa yang menjadi korban karena sempat diserang hewan itu.
Keberadaan tawon yang mengganggu dan menyerang para pelajar tersebut dilaporkan oleh pihak sekolah kepada petugas Satpol PP Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban. Tujuannya, sekolah meminta bantuan petugas untuk mengusir hewan penyengat tersebut.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tawon”]
“Kemarin itu kita melakukan pembasmian sarang tawon Vespa Afinis di SMA Negeri 4 Tuban. Itu berawal dari laporan gurunya kepada kami, bahwa di lokasi tersebut ada sarang tawon,” terang Gunadi, Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Kamis (5/1/2023).
Mendapatkan laporan itu, petugas Satpol PP dan Damkar Tuban dikirimkan ke lokasi. Untuk keamanan murid, evakuasi sarang tawon tersebut dilakukan pada malam hari. “Dari laporan guru, tawon tersebut telah menyengat sebanyak empat siswa. Sehingga kemudian kita kirimkan tim ke lokasi untuk membasmi tawon tersebut,” sambungnya.

Ukuran sarang tawon di SMA Negeri 4 Tuban itu cukup besar. Petugas yang datang di lokasi akhirnya berhasil memusnahkan tawon ndas berserta sarangnya dengan cara dibakar. Yakni menggunakan peralatan yang selama ini telah disiapkan oleh petugas.
Sementara itu, sepanjang tahun 2022, petugas dari Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban berhasil memusnahkan 366 sarang tawon dari kawasan pemukiman warga. Ratusan sarang tawon berbahaya tersebut dimusnahkan setelah adanya laporan dari masyarakat. “Pemusnahan itu dilakukan dengan cara dibakar,” pungkasnya. [mut/suf]






