Gresik (beritajatim.com) – Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) kembali melepas 238 wisudawan angkatan IX dari 10 program studi S1, Sabtu (13/9/2025). Seluruh lulusan ini dinyatakan lulus tepat waktu dan dibekali sertifikasi kompeten sebagai syarat memasuki dunia kerja.
Rektor UISI Dr Eko Ananta Sidarta menegaskan, pihaknya memprioritaskan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan industri, bukan sekadar angka indeks prestasi kumulatif (IPK).
“Bukan IPK tinggi yang menjadi prioritas kami. Tapi bagaimana mempersiapkan lulusan UISI bisa terserap di dunia kerja,” ujarnya.
Menurutnya, kompleksitas dunia kerja saat ini membuat perguruan tinggi harus memberikan pembekalan yang menyeluruh, baik akademik maupun pengembangan pribadi dan karier.
“Ada 11 kompetensi yang kami bekali terhadap mahasiswa UISI. Salah satunya leadership, social ship, keorisinalitas, inovasi, progamming, kompleksitas, dan decision making supaya menghasilkan lulusan yang berkualitas,” ungkap Eko.
Sementara itu, Khofifah Azhari (21), lulusan terbaik program studi S1 Teknologi Agro Industri asal Medan, mengaku bersyukur bisa menyelesaikan studi dalam tujuh semester.
“Alhamdulillah bisa selesai studi saya. Setelah lulus langsung terikat kontrak dengan perusahaan nasional. Namun, sebelumnya selain fokus studi. Saya juga pernah mengikuti magang bersertifikat serta mengikuti pertukaran antar mahasiswa di kancah nasional,” tutur Khofifah.
Khofifah yang berasal dari Medan, Sumatera Utara, berkesempatan menempuh pendidikan di UISI setelah meraih beasiswa berkat prestasinya sebagai tanfidz terbaik. [dny/ian]






