Surabaya (beritajatim.com) – Sejumlah hari bersejarah jatuh pada tanggal 8 September. Berbagai momen penting tersebut diperingati secara nasional maupun internasional.
Untuk menambah wawasan dan informasi, berikut ini adalah deretan hari peringatan yang jatuh pada tanggal 8 September beserta sejarah singkatnya.
1. Hari Pamong Praja
Setiap tahunnya di tanggal 8 September diperingati sebagai Hari Pamong Praja, atau dikenal dengan sebutan Satpol PP. Seperti yang tertera pada Pasal 5 PP Nomor 16 Tahun 2018, Satpol bertugas untuk menegakkan Perda dan Perkada, mengatur ketertiban umum, dan melindungi masyarakat.
Meski telah hadir sejak zaman Belanda, Satpol PP pertama kali dibentuk di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nama Detasemen Polisi Penjaga Kapanewon. Kemudian berdasarkan Perintah Jawatan Praja Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 2 Tahun 1948 tanggal 10 Nopember 1948, nama tersebut dirubah menjadi Detasemen Polisi Pamong Praja.
Dua tahun kemudian, yakni pada 3 Maret 1950, Menteri Dalam Negeri mengeluarkan Surat Keputusan Nomor UR 32/2/21 tentang Perubahan Nama Detasemen Polisi Pamong Praja Menjadi Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP).
BACA JUGA: Belum Terjamah Manusia, Pantai Gayasan Blitar Jadi Saksi Bisu Hilangnya 8 ABK KM Mandala
2. Hari Literasi Sedunia
Di dunia modern ini, kemampuan masyarakat untuk membaca dan menulis memiliki peran penting dalam masalah kemiskinan, status sosial dan ekonomi, penurunan pertumbuhan penduduk, penurunan angka kematian anak dan ibu, serta kesetaraan gender. Inilah yang menjadi alasan berbagai negara di seluruh dunia percaya bahwa peningkatan angka melek huruf pada anak-anak akan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka dan keluarganya di masa depan.
Di tahun 1966, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) mencanangkan hari ini sebagai Hari Literasi Sedunia, kadang disebut Hari Aksara Sedunia. Tujuannya adalah untuk mengingatkan masyarakat di seluruh dunia bahwa kemampuan membaca dan menulis tidak boleh dianggap remeh.
3. Hari Terapi Fisik Sedunia
Perayaan ini mungkin terdengar unik bagi sebagian orang, namun nyatanya Hari Terapi Fisik Sedunia memang diperingati di hampir seluruh dunia. Hari Terapi Fisik Sedunia dimulai lebih dari beberapa dekade yang lalu, yakni pada tahun 1996 ketika ditetapkan oleh Konfederasi Terapi Fisik Dunia.
Tanggal 8 September sendiri dipilih lantaran menjadi tanggal berdirinya Konfederasi Dunia di tahun 1951. Kini, organisasi tersebut lebih dikenal dengan nama Fisioterapi Dunia. Adanya Hari Terapi Fisik Sedunia sendiri menjadi kesempatan untuk mengapresiasi, mencari tahu lebih dalam, atau bisa juga terlibat dengan komunitas ahli terapi fisik.
4. Stand Up To Cancer Day
Stand Up To Cancer Day hadir untuk memberi dukungan kepada para pejuang kanker di seluruh dunia. Tidak hanya secara emosi, namun juga bisa secara materi dengan mengikuti kampanye dan penggalangan dana yang banyak dibuka.
BACA JUGA: Harga Beras Naik, Diskopumdag Tuban: Beras Bulog Jadi Alternatif
Sumbangan yang terkumpul biasanya tidak hanya untuk membantu para pejuang kanker, namun juga untuk memajukan penilitian kanker. Hal ini, mengingat kanker menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Kampanye Stand Up To Cancer Day sendiri pertama kali dirayakan pada 27 Mei 2008, yang digawangi oleh beberapa wanita penderita kanker.
Nah, itulah beberapa hari bersejarah yang jatuh pada tanggal 8 September setiap tahunnya. (mnd/nap)






