Sumenep (beritajatim.com) – Belasan siswa TK Negeri Pembina Sumenep ini terlihat tidak canggung memukul gamelan. Sambil berdandan dengan baju tradisional, siswa berumur 3-5 tahun ini bahkan terlihat sudah fasih memainkan alat musik tradisional ini.
Anak-anak TK ini bahkan sudah beberapa kali tampil mengiringi tarian maupun lagu-lagu tradisional di beberapa even resmi Kabupaten Sumenep.
Kepala Sekolah (Kasek) TK Negeri Pembina Sumenep, Sholati menuturkan, karawitan menjadi salah satu pilihan ekstra kurikuler bagi siswanya. Baginya, ini merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan musik tradisional sejak dini.
“Supaya anak-anak ini tahu, ada gamelan dan seni karawitan. Supaya mereka tidak hanya mengenal musik-musik band modern saat ini,” katanya,
Baca Juga:
Kuota Jemaah Haji Sumenep Tahun 2023 Sebanyak 767 Orang
Ia menceritakan, memang tidak mudah memilih anak-anak yang tertarik pada gamelan, hingga fasih memainkannya. Butuh ketelatenan khusus, dari pelatih dan guru pendamping.
“Anak-anak ini seminggu sekali ke sanggar karawitan, untuk latihan gamelan. Ya awalnya dicoba beberapa kali sampai benar-benar menemukan anak yang senang dan bisa dilatih gamelan,” ujarnya.
Ia meyakini, dengan mengenalkan sejak dini, akan menumbuhkan rasa cinta terhadap musik tradisional. “Pelestarian musik tradisional karawitan ini memang harus dilakukan, agar tidak tergerus jaman. Ini salah satu cara yang kami lakukan untuk siswa-siswa kami,” ucapnya.
Baca Juga:
Warga Sumenep Padati Bazar Takjil 100 Pedagang Kecil dan Menengah
Sementara pelatih karawitan dari Sanggar Karawitan ‘Kuda Panole & Putri ayu’, Moh. Rifai mengatakan, butuh kesabaran dan ketelatenan khusus untuk mengajari anak-anak TK bermain gamelan. Namun ia tidak pernah menjadikannya sebagai beban. Justru menjadi kebanggaan tersendiri baginya, melihat anak-anak yang dilatihnya sudah mampu memainkan gamelan dengan baik.
“Butuh waktu berbulan-bulan untuk membuat anak-anak TK bisa memainkan gamelan sesuai notasi. Tapi saya tidak pernah mengeluh, karena saya mencintai karawitan, dan saya juga mencintai anak-anak,” ujarnya. [tem/beq]







