Surabaya (beritajatim.com) – Pesta pernikahan Chelsea Islan dan Rob Clinton pada Kamis, 8 Desember 2022 memang banyak diperbincangkan oleh netizen. Momen sakral tersebut digelar dengan nuansa yang mewah dan elegan. Para tamu undangan yang terdiri dari kalangan artis, pebisnis, bahkan putri dari Presiden Joko Widodo juga turut hadir.
Salah satu tamu yang rupanya menyita perhatian adalah Anya Geraldine. Ia membagikan foto – foto penuh kebahagiaan bersama sang kekasih, Nadif Zahiruddin ketika berada di sana. Termasuk foto bersama dengan kedua mempelai.
Alih – alih terpesona dengan kecantikan Anya Geraldine, warganet justru salah fokus dengan gaun megah yang ia gunakan.
Melalui Twitter, warganet berkomentar bahwa tak seharusnya aktris 26 tahun tersebut mengenakan pakaian yang mirip dengan sang pengantin wanita.
Anya sendiri memang mengenakan gaun berwarna silver yang ditaburi berlian, tak ketinggalan dengan bagian ekor yang menjuntai dengan indah. Ketika berdampingan dengan Chelsea Islan, sekilas tampak gaun keduanya tak jauh berbeda. Bagi mereka yang tak mengetahui, bisa – bisa salah kaprah menyangka bahwa Anya Geraldine lah yang menikah.
“Menurut kalian kebiasaan dateng ke acara nikahan dengan pakaian ‘lebih bersinar’ daripada yang punya acara gimana guys? Pro or kontra?,” tulis salah satu akun di base Twitter @tanyakanrl.
Sontak unggahan tersebut dibanjiri ribuan komentar, ada yang setuju ada pula yang tidak setuju dan menganggap itu adalah hal lumrah di Indonesia.
“Kontra. Harusnya yang paling bersinar itu kan yang punya acara alias yang nikah, bukan tamu undangannya. Tampil cantik boleh, tapi jangan lebih heboh dari pengantin apalagi dia pake baju yang jatohnya kaya warna putih. Kaya nyaingin mempelainya,” cuit @dearestclarine.
“Keliatan norak sih jujur, harusnya menghargai yg undang kita dengan pakaian yg cocok, pantes dan gak berlebihan,” imbuh akun bernama @larassdwiw.
Beberapa orang juga membandingkan hal ini dengan budaya di Korea Selatan, di mana tamu undangan hanya diperbolehkan menggunakan pakaian yang sederhana dan tidak mewah ketika menghadiri undangan pernikahan. Ini bertujuan agar aura dari mempelai wanita tidak teralihkan.
“Kebalikan di Indoensia, kalau ada acara nikahan gini tamunya berlomba-lomba siapa yang paling bersinar,” tulis @ethanderous.
Meski begitu, beberapa orang juga merasa bahwa hal ini bukanlah hal yang penting untuk diperdebatkan. Bagaimanapun, Chelsea Islan tetap terlihat berbeda dengan glamour dan auranya di pesta pernikahannya sendiri.
Mereka yang pro juga mengatakan bahwa untuk kalangan artis, sebuah pesta pernikahan adalah ajang yang penting, siapapun bisa mengenakan pakaian terbaiknya dengan tujuan untuk menghargai kedua mempelai.
Bagaimana dengan kalian sendiri? Apakah setuju bahwa “kondangan” di Indonesia seharusnya disamakan dengan budaya Korea? Atau justru kalian adalah salah satu orang yang sangat heboh ketika pergi ke undangan pernikahan? (mnd/ian)






