Malang (beritajatim.com) – Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastiawan mengungkapkan salah satu aset milik Pemprov Jatim di Kota Malang akan dibangun menjadi hotel bintang 5. Aset itu adalah Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ) yang ada di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang.
Aset milik Pemprov itu sedang dilirik oleh investor asal Jakarta. Untuk nilai investasinya, Arief tak mau membocorkan terlebih dahulu sebelum ada ikatan kerja sama antara Pemprov Jatim dan investor.
“Jadi ada salah satu investor yang akan membangun hotel di TKBJ. Mudah-mudahan deal itu aset provinsi hasil koordinasi ternyata diperbolehkan,” ujar Arif.
Pemkot Malang akan membantu segala proses perizinan agar rencana pembangunan hotel terealisasi. Hadirnya hotel bintang di kawasan Soekarno-Hatta akan menambah daftar hotel berbintang di mana efek ekonominya akan dirasakan oleh warga Kota Malang.
“Jika deal akan bertambah lagi hotel bintang 4 atau 5 di Kota Malang. Mekanisme (investasi) seperti apa kami tidak tahu, karena itu ranah pihak investor dengan provinsi. Kami hanya membantu dari segi perizinannya. Mulai dari izin, KPL, nilai investasi berapa sampai izin IMB-nya,” ujar Arif.
Arif menyebut, kehadiran hotel berbintang di kawasan strategis akan menambah pendapatan Pemkot Malang dari segi pajak. Disisi lain, dibukanya hotel baru akan berimbas pada serapan tenaga kerja baru yang akan diisi oleh warga Kota Malang dan sekitarnya.
“Keuntungannya, kalau hotel itu jadi, yang diuntungkan ya Kota Malang. Selain menambah investasi PAD, juga akan merekrut tenaga kerja dari Kota Malang. Pedagang yang jualan di depan akan ditata dan dibuatkan sentra kuliner,” ujar Arif. (luc/ian)






