Surabaya (beritajatim.com) – Dalam kondisi apapun, perselingkuhan tak bisa dibenarkan. Pada kondisi tertentu, selingkuh bisa memicu kejadian yang sangat mengerikan.
Seperti dialami seorang wanita asal Filipina, Jamille Margarita Galvez. Tidak terima diselingkuhi suami, dia membuat balasan yang menohok dengan menjual semua barang mewah suaminya lewat online.
Dikutip dari World of Buzz, suami Jamille memilih hidup dengan wanita lain. Hal itu membuatnya sangat marah.
Menariknya Jamille tidak melakukan hal yang umum terjadi seperti melabrak wanita selingkuhan sang suami atau mengobrak-abrik rumah. Jamille melakukan misi balas dendam yang lebih baik.
Dia melakukan siaran Facebook Live dan mulai menjual barang-barang desainer suaminya yang berselingkuh, seperti kemeja Lacoste, Yeezys, topi, dan sepasang sepatu kets edisi terbatas.
Dalam keterangan video Facebook Live, dia menuliskan, “Hati-hati, beli dengan risiko Anda sendiri, barang-barang ini dikutuk! Mereka akan mengubah pacar atau suami Anda menjadi penipu bersertifikat. Saat mereka memakainya, mereka langsung menjadi f***boys! Dengan bonus kecanduan judi.”
Video awal berhasil dibagikan lebih dari 29 ribu kali sebelum akhirnya dihapus. Salah satu alasan mengapa video aksi Jamille menjual barang-barang suaminya begitu populer mungkin karena permainan katanya dan ketertarikannya pada punchlines. Berikut adalah beberapa yang lebih menonjol.
RFS: Baboy ‘yung nagsuot. BAWAS BASURA SA BAHAY!” (Alasan dijual: Seekor babi memakai ini. Kami membuang sampah di rumah ini!)
“Lahat ng item MATINO pa, ung may-ari lang ung hindi.” (Semua barang layak, hanya pemiliknya yang tidak.)
Menurut Jamille, posting online telah dihapus oleh Facebook karena dilaporkan oleh sepupu penipu atau sepupu suaminya. Namun, jika sobat beritajatim penasaran, sobat masih dapat menonton video langsung di saluran YouTube Jamille.
Sebagai hasil dari penjualan besar-besaran, wanita itu berhasil mendapatkan 200 ribu peso atau yang dijika dikonversi dalam mata uang Indonesia sekitar Rp56 juta dan dia ingin benar-benar menjual pakaian dan topinya.
Dia mengatakan kepada mereka bahwa dia akan menggunakan uang itu untuk menafkahi anak-anaknya; anak sulungnya baru berusia 6 tahun.
Perceraian bukanlah akhir yang buruk, itu hanya akhir dari hubungan yang buruk. Apa pendapat Anda tentang perceraian? Beri tahu kami di komentar. (adg/beq)






