Lamongan (beritajatim.com) – Di tengah derasnya arus modernitas, keberadaan becak kayuh di Kabupaten Lamongan hingga saat ini masih lumayan banyak. Para pekerja becak kayuh pun terus bergelut dan tak mau kalah saing meski saat ini banyak jasa angkutan yang sudah menggunakan mesin bermotor.
Di momen peringatan HUT ke-77 RI kali ini, para pekerja becak kayuh tampak menunjukkan eksistensi dengan cara menghias kendaraan mereka dengan tema kemerdekaan supaya bisa terlihat nyentrik dan menarik.
Salah satu pekerja becak kayuh bernama Akis (60) mengaku, pihaknya sengaja menghias dan mengecat becaknya demi menarik perhatian publik. Selain itu, sebut Akis, hal ini juga merupakan bentuk ekspresi akan kecintaannya terhadap NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
“Becak ini dihias biar ikut Agustusan, dan biar tampak makin meriah. Selain itu juga agar lebih menarik minat penumpang,” kata Akis, saat ditemui di Jalan Kombespol M. Duryat, Lamongan, Senin (8/8/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”HUT-RI”]
Hal senada juga diungkapkan oleh Hermawan (60), salah satu tukang becak yang mangkal satu lokasi dengan Akis. Menurutnya, saat Agustusan seperti ini ia bisa mendapat keuntungan lebih jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Pasalnya, selain mengayuh becak, Hermawan yang juga melayani reparasi becak kayuh ini sering mendapat banyak orderan pada momen kemerdekaan, mulai dari jasa perbaikan, pengecatan, hingga menghias becak untuk kegiatan parade.
“Pasti banyak (tukang becak) yang berlomba-lomba untuk bisa tampil paling kreatif dan menarik saat Agustusan. Sehingga permintaan jasa desain atau menghias becak juga banyak,” terangnya.
Lebih lanjut, Hermawan menuturkan, saat momen Agustusan seperti ini becak kayuh banyak diminati masyarakat untuk menambah semaraknya kegiatan HUT RI. Sehingga becak kayuh juga harus dihias sedemikian rupa dengan beragam properti agar bisa mencuri perhatian.
Dia juga berharap, pelaksanaan kegiatan pada HUT ke-77 RI tahun ini berlangsung meriah. Mengingat selama dua tahun sebelumnya, pandemi Covid-19 sempat merampas keriuhan dan euforia kemerdekaan.
“Kalau Agustus, biasanya tukang becak full booking, makanya hiasan harus semenarik mungkin. Semoga tahun ini lebih ramai. Kami juga berharap, banyak kegiatan pemerintah yang melibatkan para tukang becak,” pungkasnya.[riq/kun]






