Madiun (beritajatim.com) – Keterbatasan fasilitas rumah ibadah di wilayah Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, tidak menjadi penghalang bagi delapan pelajar asal Papua yang menempuh pendidikan di SMKN 1 Geger untuk merayakan Natal 2025. Dengan pendampingan langsung dari jajaran Polsek Geger, para pelajar tersebut tetap dapat mengikuti ibadah Natal dengan aman dan nyaman di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (24/12/2025).
Kapolsek Geger AKP Hafiz Prasetia Akbar bersama anggotanya secara khusus mengantar para pelajar dari tempat tinggal mereka di Desa Uteran menuju lokasi ibadah. Pendampingan tersebut dilakukan mengingat di wilayah Kecamatan Geger belum terdapat gereja, sehingga umat Kristiani harus melaksanakan ibadah di wilayah lain.
Meski perayaan malam Natal telah berlangsung beberapa hari lalu, nuansa kebersamaan dan toleransi yang tercipta masih terasa hingga kini. Tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat sekitar tempat tinggal para pelajar perantau tersebut.
Dalam kesempatan itu, AKP Hafiz Prasetia Akbar turut menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 kepada para pelajar. Ia juga menyerahkan bingkisan Natal berupa perlengkapan sekolah sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral agar para pelajar tetap semangat menempuh pendidikan meski jauh dari kampung halaman.
“Walaupun di wilayah Geger belum ada gereja, kami bersama masyarakat berkomitmen untuk menjamin kebebasan beribadah bagi setiap warga sesuai dengan keyakinannya. Kami ingin adik-adik pelajar merasa aman, nyaman, dan diterima selama tinggal dan belajar di sini,” ujar AKP Hafiz.
Selama pelaksanaan ibadah Natal berlangsung, personel Polsek Geger juga melakukan patroli dan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk pengaturan arus lalu lintas di malam Natal. Hal tersebut dilakukan guna memastikan rangkaian ibadah berjalan tertib dan khidmat.
Usai ibadah, para pelajar kembali dijemput dan diantar ke tempat tinggal mereka dengan aman. Pendampingan dari awal hingga akhir ini menjadi bagian dari pelayanan kepolisian yang bersifat humanis dan berorientasi pada perlindungan warga, khususnya pelajar perantau.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program prioritas Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, terutama dalam bidang pelayanan sosial dan penguatan toleransi antarumat beragama. Pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga menekankan empati, kepedulian, dan kedekatan dengan masyarakat.
Pihak sekolah maupun pengurus GKII Kartoharjo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polsek Geger. Kehadiran aparat kepolisian dinilai sangat membantu pelajar asal Papua serta menciptakan suasana ibadah yang aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Hingga kini, kegiatan pendampingan tersebut masih dikenang sebagai salah satu wujud nyata toleransi, kebersamaan, dan harmonisasi antarumat beragama di wilayah Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. (rbr/kun)







1 Komentar
pak kapolsek Geger mantab