Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya hanya mampu menahan imbang Rans Nusantara, 0-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Hasil imbang ini menjadi salah satu penyelamat Persebaya Surabaya supaya tak semakin terpuruk di klasemen.
Uston Nawawi. Pelatih Persebaya mengatakan jika satu poin ini adalah keberuntungan bagi tim Bajol Ijo meskipun di awal kita menargetkan tiga poin melawan Rans Nusantara.
Melihat kondisi Rans Nusantara saat ini merupakan tim yang tengah berada di papan atas dengan kualitas pemain yang mumpuni, namun berkat kerjasama pemain kita masih bisa menahan imbang.
Baca Juga: 3.114 Lowongan Kerja di Pabrik Sampoerna Blitar, Berikut Syarat dan Posisi yang Dibutuhkan
“Tentunya kita bersyukur mendapat satu poin memang target di awal 3 poin kita tetap bersyukur Rans juga tim yang bagus terbukti dia berada di peringkat ke lima. Dan setelah kita empat kali tidak pernah dapat poin hari ini kita dapat satu poin ini saya apresiasi berkat kerjasama pemain ,”ungkap Uston, Jumat (1/12/2023).
Bahkan Uston menepis jika gagalkan tundukkan Rans Nusantara karena kurangnya komunikasi antar pemain baru maupun pemain barunya. Menurutnya banyak peluang yang untuk gol tapi sayang belum on target.
“Kita tidak ada masalah dan kita akan perbaiki kekurangan kita, buktinya kita banyak peluang tapi belum on target tadi ada Song juga tapi yang penting kit mendapatkan sath poin dan kami tidak ada masalah yang jelas bukan persoalan komunikasi,”ujarnya.
Baca Juga: Blusukan di Pasar Betro Sedati, BHS Pastikan Harga Pangan di Sidoarjo Teratasi
Sementara itu, Ernando Ari kiper Persebaya asal Semarang ini mengatakan jika mendapatkan satu poin ini bersyukur karena poin ini hal yang dinanti oleh para pemain.
“Pertama saya bersyukur mendapatkan poin yang penting ini karena poin yang sangat kita tunggu untuk kebangkitan persebaya di awal kami datang kesini bukan untuk seri tapi tiga poin tapi saya apresiasi buat teman kerja kerasnya dan kami akan mengambil poin itu dilain waktu,”tutupnya. (way/ian)






