Surabaya (beritajatim.com) – Pernahkah kalian heran kenapa tagihan listrik bulan ini tiba-tiba melonjak? Padahal, tidak ada perubahan berarti dalam kebiasaan penggunaan di rumah. Hati-hati, bisa jadi disebabkan oleh alat-alat elektronik yang tanpa sadar telah menghabiskan banyak energi, ditambah dengan penggunaannya yang berlebihan.
Nah, tahukah kalian alat elektronik apa saja yang boros energi? Mari kita bongkar bersama, siapa saja biang kerok yang membuat lonjakan listrik di rumah kalian melonjak.
1. Pemanas Air
Pemanas air berkapasitas 52 galon ternyata dapat menghabiskan biaya hingga Rp 790.000 per bulan! Tak heran jika tagihan listrik Anda tiba-tiba melonjak. Untuk mengatasi hal tersebut, carilah pemanas air dengan faktor energi (EF) tinggi. Semakin tinggi EF, semakin hemat pula konsumsi listriknya. Perhatikan pula ukuran, peringkat jam pertama, dan jenis bahan bakarnya. Faktor-faktor ini mempengaruhi tingkat konsumsi listrik.
2. Kulkas
Selama ini, kulkas mungkin dianggap sebagai juara konsumsi listrik, dan ternyata hal ini memang benar. Akan tetapi, tingkat keborosannya ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti ukuran, pengaturan suhu, usia, dan lokasi kulkas.
Oleh karena itu, disarankan untuk mengatur suhu kulkas sesuai kebutuhan. Tidak perlu terlalu dingin jika kalian jarang menyimpan makanan yang cepat basi. Apabila perlu, gunakan pengukur energi untuk mengetahui penggunaan daya kulkas. Tidak hanya itu, hindari menempatkan kulkas di dekat kompor atau oven karena panas dapat memaksanya bekerja lebih keras.
3. AC
AC memang menjadi penyelamat di tengah cuaca panas, namun jika dibiarkan menyala seharian, bersiaplah untuk menerima tagihan listrik yang membengkak. Oleh karena itu, kurangi penggunaan AC apabila tidak terlalu dibutuhkan.
Tips lainnya yang bisa kalian lakukan adalah pastikan untuk menutup pintu dan jendela saat AC menyala, ini karena udara panas dari luar dapat menyebabkan AC harus bekerja lebih keras.
4. TV dan Konsol Game: Biang Kerok yang Sering Dilupakan
Kebiasaan buruk seperti meninggalkan TV menyala saat tidak ditonton atau ketiduran saat bermain konsol game dapat membuat tagihan listrik kalian jebol hingga Rp 718.000 per tahun! Kebiasaan untuk mematikan TV dan konsol game saat digunakan mungkin memang terdengar sederhana, namun nyatanya sangat sering dilupakan.
Atur kecerahan layar pada tingkat yang nyaman, tidak perlu terlalu terang. Sebagai informasi, penggunaan TV LED juga jauh lebih hemat energi dibandingkan TV plasma.
5. Lampu
Lampu memang menjadi kebutuhan primer di setiap rumah, namun pemilihan warna lampu juga berpengaruh terhadap energi yang dikeluarkan. Lampu putih memang terang benderang, namun dia juga jago membuat boros listrik. Ganti lampu bohlam biasa dengan lampu LED yang hemat energi dan ramah lingkungan.
6. Mesin Cuci
Mesin cuci menjadi salah satu perlengkapan penting dalam kehidupan rumah tangga. Bergantung pada jenisnya, daya listrik yang dikonsumsi oleh mesin cuci berkisar antara 250 hingga 300 watt setiap kali dijalankan, tanpa memasukkan penggunaan mesin pengering.
Jika mesin cuci dilengkapi dengan pemanas air, penggunaan daya listriknya dapat meningkat hingga mencapai 2.250 watt. Untuk menghindari pemborosan energi, disarankan untuk tidak mencuci melebihi kapasitas dari mesin cuci itu sendiri.
Dengan memperhatikan dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi penggunaan listrik dari peralatan rumah tangga, kita bisa menekan tagihan listrik bulanan dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. (mnd/ian)






