Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Kabupaten Jember, Jawa Timur, menuntut DPRD setempat tidak lagi abai dan benar-benar tegak memperjuangkan potensi agraris dan maritim sebagai jalan keluar masyarakat dari krisis kesejahteraan.
KUMPULAN BERITA pmii jember
Setelah bertahun-tahun tak terdengar, keberadaan Komisi Urusan Tembakau Jember (KUTJ) dipertanyakan aktivis Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) dalam rapat dengar pendapat di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (18/9/2025).
Saat kerusuhan merambah sejumlah kota di Jawa Timur seperti Surabaya, Malang, dan Kediri, Kabupaten Jember justru aman dan kondusif. Bupati Muhammad Fawait sempat mengajak dialog sejumlah organisasi kemahasiswaan.
Aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, berakhir sekitar pukul 17.45 WIB dengan ditandai lemparan bom molotov dan pembakaran tenda oleh massa, Sabtu (30/8/2025).
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengingatkan makna demokrasi dan kebebasan berpendapat. Mereka menyayangkan pelaporan Sutrisno, wartawan media daring Kliktimes.com, ke polisi oleh Ningwar, pendukung Calon Bupati Muhammad Fawait.
DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, sepakat memasukkan usulan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk tidak memberikan ruang terhadap tambang dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (15/6/2023). Mereka memprotes pembahasan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR) Kabupaten Jember.
Bupati Jember Hendy Siswanto menandatangani pakta integritas yang disodorkan perwakilan warga Getem dan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
Warga bersama aktivis Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendesak Hendy untuk menutup semua tambak udang di sempadan pantai Getem.
uluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berunjuk rasa menyerukan tujuh tuntutan untuk memperingati dua tahun pemerintahan Hendy Siswanto – Firjaun Barlaman









