Achmad Farid, seorang pengacara, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, di Jalan Dewi Sartika, Senin (2/9/2024). Dia mempertanyakan keabsahan pendaftaran politisi Gerindra Muhammad Fawait sebagai calon bupati Jember.
KUMPULAN BERITA pilkada jember
Terdaftar ikut pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, nama politisi Partai Gerindra Muhammad Fawait masih disebut dalam prosesi pelantikan 120 orang anggota DPRD Jawa Timur terpilih periode 2024-2029 di ruang rapat paripurna parlemen, Sabtu (31/8/2024).
Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mempersiapkan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dengan mempertimbangkan agenda pemilihan kepala daerah.
Faida, mantan bupati yang gagal mendaftarkan diri menjadi calon bupati dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun ini menolak mengalihkan dukungan ke calon lainnya.
Faida memeluk dua perempuan di hadapannya, di halaman belakang kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (30/8/2024) dini hari.
Datang delapan menit menjelang tengah malam, Kamis (29/8/2024), di kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, mantan bupati Faida akhirnya gagal mendaftarkan diri menjadi calon bupati periode 2024-2029.
Pasangan kandidat petahana Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan diiringi kurang lebih 800 kader PDI Perjuangan, Kamis (29/8/2024).
Kader dan pengurus PDI Perjuangan diminta menyampaikan capaian pembangunan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada era pemerintahan Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Widarto menegaskan sikap partainya yang tidak ingin bupati dan wakil bupati Jember, Jawa Timur, terjerat kasus dan menjalani proses hukum pidana setelah dilantik.
Arif mengingatkan slogan Soekarno pada saat Indonesia menghadapi tantangan. “Ever onward, never retreat. Maju terus, pantang mundur,” kata pria yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan ini.









