Hendy Siswanto Center (HSC) melarang seluruh relawan menggunakan logo organisasi kemasyarakatan keagamaan dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur. HSC adalah nama tim sukses Hendy Siswanto, kandidat bupati petahana.
KUMPULAN BERITA pilkada jember
PDI Perjuangan ingin meraih sukses ganda dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Selain sukses memenangkan pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans dalam pemilihan gubernur, juga berhasil memperpanjang masa pemerintahan Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Mahkamah Konstitusi memperbolehkan calon kepala daerah dan wakilnya berkampanye di kampus. Namun Rektor Iwan Taruna yakin dua pasangan peserta pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak akan tertarik berkampanye di Universitas Jember.
Kubu pengusung calon bupati Muhammad Fawait dan calon wakil bupati Djoko Susanto siap berkampanye di kampus dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Mantan Wakil Bupati Abdul Muqit Arief berharap dua pasangan calon bupati dan wakil bupati berani menolak pembukaan tambang emas di Kecamatan Silo maupun kawasan lainnya, di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Para sopir yang tergabung dalam Paguyuban Insan Transportasi (Pintar) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman dalam pemilihan kepala daerah kali ini, Rabu (11/9/2024).
Hendy Siswanto Center, tim sukses pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman. menilai kampus cocok untuk menguji gagasan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, menindaklanjuti pelanggaran aturan berupa pemasangan banner bergambar calon bupati Muhammad Fawait oleh Nasikhudin alias Mas Asik, Kepala Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang.
Universitas Jember membuka pintu bagi calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk berkampanye di dalam kampus tersebut. Namun rektorat Unej masih menanti detail teknis dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Buku digital setebal 41 halaman ini menyebar secara berantai melalui WhatsApp. Selain capaian indikator kinerja makro, buku itu memuat capaian di bidang sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, keagamaan, dan penilaian integritas dari Komisi Pemberantasan Korupsi.









